Kamis, 23 April 2026

Corona di Sikka

Warga Karantina di Sikka Ngamuk Minta Pulang

Sejumlah warga karantina di Gedung SCC, Jalan Ahmad Yani, Kota Maumere, Kabupaten Sikka Pulau Flores mengamuk minta pulang

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Warga karantina di Gedung SCC, Jalan Ahmad Yani,Kota Maumere, Pulau Flores, Rabu (22/4/2020). 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Sejumlah warga karantina di Gedung SCC, Jalan Ahmad Yani, Kota Maumere, Kabupaten Sikka Pulau Flores, Rabu (22/4/2020) pagi mengamuk minta pulang. Mereka beralasan masa karantina telah selesai.

"Masa karantina sudah selesai. Tolong pulangkan kami. Biar kami karantina mandiri di rumah saja," teriak seorang warga karantina di depan Jurubicara Satgas Covid-19 Sikka, Petrus Herlemus.

Bakti Sosial Peduli Kemanusiaan, Polwan Ditlantas Polda NTT Kenakan Kebaya Bagi Nasi Bungkus

Herlemus, hadir di Gedung SCC menyampaikan informasi terbaru terkait penanganan warga eks penumpang KM Lambelu yang sedang menjalani karantina.

"Dari 37 laboratorium di Indonesia, salah satunya yang terkena dampaknya Surabaya, dan saat ini kehabisan reagen. Karena warga karantina mohon bersabar menunggu hasil swab," ujar Herlemus.

Namun, mereka tidak puas dengan penjelasan tersebut. Mereka mempertanyakan fasilitas karantina yang kurang layak. Mereka berharap pemerintah segera mengambil sikap memulangkan warga karantina karena mereka mengaku dalam kondisi sehat berdasarkan hasil rapid test.

Mendagri Tito Karnavian: Jangan Jadi Pembunuh di Kampung

Namun, Herlemus mengharapkan warga karantina bersabar selama tiga sampai empat hari mendatang. Pemerintah akan melakukan langkah terbaik untuk warga karantina dan masyarakat Kabupaten Sikka.

Warga karantina di Gedung SCC dan Aula Rumah Jabatan Bupati sejumlah 179 orang berasal dari eks penumpang KM Lambelu turun di Pelabuhan Lorens Say Maumer,Selasa (7/4/2020).

Setelah kembali dari Pelabuhan Maumere, semua ABK KM Lambelu menjalani karantina di kapal dan sebanyak 29 ABK reaktif Covid-19 dirawat di RS Makassar. ( laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo'a)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved