Selasa, 28 April 2026

Ribuan Tenaga Kerja Terdampak Covid-19 - Pemprov NTT Siapkan Skenario

Pemprov NTT tengah menyiapkan skenario bantuan sosial untuk membantu para tenaga kerja yang mengalami dampak Covid-19.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Sekda Provinsi NTT, Ir Ben Polo Maing saat ditemui di Gedung Kantor Provinsi NTT, Rabu (20/11/2019). 

Ribuan Tenaga Kerja Terdampak Covid-19 - Pemprov NTT Siapkan Skenario

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT tengah menyiapkan skenario bantuan sosial untuk membantu para tenaga kerja yang mengalami dampak Covid-19.

Hal ini disampaikan Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing, Senin (20/4/2020).

Ben dikonfirmasi soal bantuan pemerintah terhadap tenaga kerja di NTT yang terdampak Covid-19.

Menurut Ben, untuk mengatasi dampak tenaga kerja saat wabah Covid-19, maka Pemprov NTT sedang menyiapkan skenario.

"Skenario insentif bagi tenaga kerja terdampak Covid-19 tengah kita persiapkan," kata Ben.

Dijelaskan, untuk melakukan skenario bantuan sosial bagi tenaga kerja, maka pemerintah masih melakukan persiapan termasuk data para tenaga kerja.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, Drs Zakarias Moruk mengatakan, Pemprov NTT sedang menyiapkan skenario insetif bagi para tenaga kerja yang terdampak Covid-19.

"Kurang lebih ada sekitar 8000 pekerja kita yang terdampak. Data ini masih dihimpun atau diinventarisir oleh Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT, sehingga skenario bantuan kita sedang persiapkan," kata Zakarias.

Dikatakan, Pemprov NTT akan memberikan intensif terhadap karyawan yang di PHK. Intensif itu akan disalurkan melalui keringanan kredit, bantuan sosial, dan uang tunai.

Dikatakan, Pemprov NTT juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 286 miliar lebih itu merupakan hasil realokasi dan refocusing APBD I sesuai Permendagri 20 Tahun 2020 dan Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2020.

“Realokasi ini tidak berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kinerja. Belanja modal yang berkaitan dengan infrastruktur jalan, pertanian, perikanan dan kelautan, peternakan dan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kinerja lainnya tetap dijalankan,” katanya.

Terkait penanganan khusus bagi tenaga kerja terdampak Covid-19, Mantan Karo Umum Setda NTT ini mengakui, dari anggaran Rp 286 miliar lebih itu mencakup pencegahan dan penangan kesehatan mencapai Rp 81 miliar lebih, Rp 105 miliar untuk JPS dan Rp 100 miliar untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Untuk diketahui, Pemprov NTT menyiapkan anggaran Rp 286 milyar (M) lebih untuk mengatasi dampak kasus Covid-19 di NTT. Dana itu diperuntukan sebagai jaringan pengaman sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, selain untuk APD.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan Rapat Kerja Tele Konferens atau secara daring dengan para Bupati dan Walikota Kupang di ruang Rapat Gubernur NTT, Kamis (16/4) lalu.

Dalam siaran pers yang diperoleh dari Staf Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Aven R. mengatakan, hadir dalam acara itu,

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved