Rabu, 22 April 2026

Corona di NTT

Efek Virus Corona, Susah Dapat Makan,Warga Minta Beras Ke Rumah Bupati Sikka

Dampak penularan virus corona (Covid-19) sedang menghantui sebagian warga masyarakat Kabupaten Sikka di Pulau Flores.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Bupati  Sikka,Fransiskus  Roberto  Diogo,  menyerahkan bantuan  kepada  warga di  Maumere. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE----Dampak penularan  virus  corona (Covid-19) sedang menghantui  sebagian  warga  masyarakat  Kabupaten  Sikka di Pulau  Flores.  Aktivitas   keluar rumah  yang dibatasi  mulai  dirasakan   masyarakat  kelas  menengah ke bawah  mendapatkan penghasilan  menyambung hidup.

Untuk  makan nasi  sehari  sekali  terasa   berat  ditanggung  kebanyakan  keluarga yag mengandalkan  kerja  serabutan. 

Tak punya pilihan  mengadu  mendapatkan bantuan, segelintir warga    nekat menyambangi  rumah    Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo, meminta bantuan beras.

“Mereka  datang ke  rumah  sampaikan ‘ami morun’ (kami lapar). Mereka minta beras. Dampak  sosial  ekonomi  sudah sangat terasa, karena  warga  tidak bisa  keluar  rumah untuk  kerja,”  ungkap  Bupati Sikka,  Fransiskus  Roberto  Diogo,  dalam rapat kerja dengan    DPRD Sikka,   Rabu   (15/4/2020) siang di  Gedung  DPRD  Sikka.

Roby   Idong, sapaan  Fransiskus Roberto Diogo, lalu menyediakan   setiap kantong  berisi  5 Kg beras untuk diberikan kepada warga  masyarakat.  Sendirian atau bersama  anggota Forkompimda, mereka  menemui warga yang kurang  mampu.

“Kami   isi beras setiap  kantung  5  Kg  diberikan  kepada warga. Kami  langsung  datang temui sekaligus  mengetahui langsung keseharian kehidupan mereka,” ujar  Roby Idong.

Roby  Idong berkisah, mendatangi sebuah rumah  keluarga yang tidak  disebutkan  lokasinya.  mendapati  mereka sedang merebus ubi di  dapur.

“Anak-anaknya  menangis  ketika  kami bawakan  beras.  Mungkin  sudah   beberapa  hari  mereka tidak makan  nasi,”  ungkap Roby Idong.

Menurut   Roby  Idong, dampak sosial  ekonomi  ancaman   wabah  Covid-19 sangat dirasakan warga.  Krisis  yang kita alami  jauh lebih hebat dari  resesi ekonomi dan krisis  ekonomi  Indonesia tahun  1998.

Semua orang hidup dalam ancaman yang menakutkan.  Semua orang tidak  bisa  ke mana-mana. Ia perkirakan kondisi  sosial  ekonomi masyarakat  ke  depan  akan  jauh lebih  parah  lagi.

“Inilah  temuan  kami  di lapangan.   Perlu  langkah-langkah lebih cepat  mengatasinya, namun  setiap  upaya itu harus sejalan dengan program pemerintah pusat dan  daerah,”  imbuh  Roby  Idong. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius  mo’a).

Bupati  Sikka,Fransiskus  Roberto  Diogo,  menyerahkan bantuan  kepada  warga di  Maumere.
Bupati  Sikka,Fransiskus  Roberto  Diogo,  menyerahkan bantuan  kepada  warga di  Maumere. (POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved