Di Nagekeo Terima Bantuan PKH, KPM Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Di Nagekeo Terima Bantuan PKH, KPM Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Dua KPM mencuci tangan sebelum menerima bantuan Sembako PKH di Wolowae Kabupaten Nagekeo, Rabu (15/4/2020). 

POS-KUPANG.COM | MBAY - Di tengah pandemi Covid-19 Kementrian Sosial melalui Program Keluarga Harapan ( PKH) menyalurkan Bansos kepada 328 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Wolowae Kabupaten Nagekeo, Rabu (15/4/2020).

Menarik yang terjadi disana, semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) wajib menerapkan protokol kesehatan cegah Covid-19.

Ibu-ibu datang satu persatu, jaga jarak, memakai masker dan wajib mencuci tangan sebelum dan sesudah menerima bantuan PKH.

Polres Lembata Bagikan Masker Bagi Pengguna Jalan dan Pedagang Pasar

Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 diwilayah itu.

Camat Wolowae Geri M. Koro, S.Ip menyampaikan Bansos Sembako ini dapat membantu pangan keluarga di tengah pandemi virus Corona.

Selain itu Geri, menyatakan saat penyaluran Bansos harus mematuhi tata protokoler kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah.

RSU Imanuel Waingapu Dapat Bantuan APD Dari Pengusaha Serly Budiman Tangani Pasien Covid-19

Rius salah satu Agen Brilink Wolowae yang menyalurkan Bansos PKH mengatakan mekanismenya seperti biasa namun harus menerapkan protokoler kesehatan untuk cegah Covid-19.

"Penyalurkan kali ini kami mengikuti anjuran pemerintah, seperti jaga jarak, KPM harus pakai masker, cuci tangan saat sebelum dan sesudah pengambilan bantuan," ujar Rius.

KPM PKH Desa Anakoli, Rofina, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu masyarakat.

"Dengan corona ini kami tidak bisa jual ternak karena tidak ada yg beli, mau harap Hasil panen tapi juga gagal panen," ujarnya.

Di Kecamatan Wolowae terdapat 2 pendamping Bansos PKH yaitu Vitus Meo dan Karolus Geri.

Karlos menyampaikan skema penyaluran kami ikuti tata protokoler pemerintah. Tetap jaga jarak, tidak membuat kerumunan, cuci tangan pakai sabun dan wajib memakai masker.

"Menghindari kerumunan, KPM Desa Anakoli dan Desa Natatoto Sembakonya diantar dari rumah kerumah di dampingi Ketua Kelompok arisan PKH. Sementara Desa Totomala, Desa Tendatoto, Tendakinde, KPM mendatangi langsung Brilink di Kaburea," jelas Karlos. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved