Kamis, 23 April 2026

Pemda Ngada Anggarkan 23 Miliar Lebih Tanggulangi Covid-19

Drs. Paulus Soliwoa menyatakan Pemda Ngada menyiapkan anggaran 15 miliar untuk manangani Covid-19 di wilayah itu.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana saat Musrembang RKPD tahun 2020 di Aula Setda Ngada Kota Bajawa, Rabu (15/4/2020). 

Pemda Ngada Anggarkan 23 Miliar Lebih Tanggulangi Covid-19

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Pemerintah Daerah (Pemda) Ngada mengalokasikan anggaran 23.807.288.278 miliar untuk penanganan Covid -19.

Data yang diperoleh POS-KUPANG.COM, Rabu (15/4/2020) menyebutkan dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Ngada.

Dana tersebut digunakan untuk tanggulangi Covid-19 yang saat ini sedang mewabah.

Pemda Ngada sudah menyiapkan dana tersebut untuk tanggulangi dibidang kesehatan, penanganan dampak ekonomi masyarakat dan penyediaan jaring pengaman sosial atau sosial safety net (termasuk bantuan sosial kesehatan untuk orang miskin termasuk penderita Covid-19).

Sebelumnya, Bupati Ngada Drs. Paulus Soliwoa menyatakan Pemda Ngada menyiapkan anggaran 15 miliar untuk manangani Covid-19 di wilayah itu.

Namun ada penambahan sehingga menjadi 23 miliar lebih.

Bupati Soliwoa menyatakan anggaran tersebut telah mendapat persetujuan DPRD Ngada Nomor No 2/PIMP.DPRD/2020 untuk percepatan penanganan Covid 19 yang saat ini tengah menjadi pandemi di seluruh dunia.

Bupati Soliwoa menyampaikan anggaran 23 miliar lebih ini diperuntukkan untuk beberapa item seperti untuk penanganan kesehatan sebesar 16 miliar lebih, penanganan dampak ekonomi 6 miliar lebih dan penyediaan jaringan pengamanan sosial 1,5 miliar.

Bupati Soliwoa menyatakan mulanya Pemerintah memperkirakan anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar 15 miliar, namun karena kebutuhan yang besar terutama berkaitan dengan penyedian sarana kesehatan seperti APD, masker dan kebutuhan peralatan kesehatan lainnya, maka dengan pembahasan di tim anggaran dan persetujuan DPRD Ngada, maka alokasi anggaran penanganan covid 19 di Ngada ditetapkan sebesar 23 miliar lebih.

Ia menyatakan pandemi Covid -19 memiliki dampak ekonomi yang luar biasa, tidak saja bagi masyarakat Ngada, tetapi juga para mahasiswa asal Ngada yang saat ini tengah kuliah di luar Ngada.

Kata dia, para mahasiswa ini, Pemda Ngada juga mengeluarkan kebijakan untuk membantu para mahasiswa sebesar 500 ribu rupiah per mahasiswa.

Ia menyebutkan dana bantuan ini akan disalurkan melalui ketua ikatan mahasiswa masing-masing dengan ketentuan ikatan mahasiswa ini harus menyampaikan struktur organisasinya dan surat permohonan bantuan kepada pemerintah.

Bupati Mabar Apresiasi Komitmen Camat Ndoso Dalam Pencegahan Covid19

Masih Ingat Oknum Pedagang Pasar Kasih Naikoten Yang Bacok Tukang Ojek? Begini Kronologinya

Bantu Perangi Covid-19,Bhayangkari Serahkan Bantuan APD ke Polres Sumba Timur Disalurkan keTim Medis

Ia menyampaikan bantuan ini diberikan kepada mahasiswa Ngada yang saat ini masih menetap di tempat perkuliahan dan masih aktif sebagai mahasiwa pada perguruan tinggi.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved