Corona di Sumba Timur

UPDATE Corona Sumba Timur: 45 ODP dan 1 PDP Covid-19 Masih Dipantau

Update terkait orang dalam pemantauan ( ODP) Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sampai dengan tanggal 13 April 2020 pukul 16.00 Wita

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
UPDATE Corona Sumba Timur: 45 ODP dan 1 PDP Covid-19 Masih Dipantau
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Peta sebaran ODP dan PDP Covid-19 di Sumba Timur

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Update terkait orang dalam pemantauan ( ODP) Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sampai dengan tanggal 13 April 2020 pukul 16.00 Wita sebanyak 94 kasus. Dari total 94 ODP ini 45 ODP diantaranya masih dipantau dan 49 ODP lainya selesai dipantau.

Hal ini disampaikan oleh Tim Posko Covid-19 Dinkes Sumba Timur di shere di group WatsApp Forum PRB sumba Timur dan Akun Facebook Posko Covid Sumba Timur, Senin (13/4/2020) sore.

Update Corona TTU, Jumlah PPDP di TTU Alami Peningkatan, Jumlah ODP Tetap Stabil

Dalam data tersebut juga dijelaskan, sedangkan total pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 1 kasus dan sementara masih dipantau. Sedangkan pasien positif Covid-19 masih nihil atau 0 hingga saat ini.

Dari 45 ODP itu tersebar di Kecamatan Kota Waingapu sebanyak 14 kasus, Kambera 4 Kasus, Pandawai 5 kasus, Kanatang 4 Kasus, Wula Waijelu 1, Rindi 1 dan dari luar wilayah Sumba Timur sebanyak 16 kasus ODP. Sedangkan 1 kasus PDP ada di Kecamatan Pandawai.

Disnaker TTU Belum Terima Pengaduan PHK dari Tenaga Kerja

Dalam data tersebut dijelaskan juga, untuk pelaku perjalanan dari daerah terpapar sampai dengan tanggal 12 April 2020 pada pukul 16.00 Wita sebanyak 2.222 orang. Dari jumlah 2.222 orang itu, sebanyak 1.771 masih karantina mandiri dan selesai karantina mandiri 451 orang pelaku perjalanan.

Kadis Kesehatan Sumba Timur sekaligus Juru Bicara Posko Covid Dinkes Sumba Timur, dr Chrisnawan Try Haryantana kepada POS-KUPANG.COM, Senin (13/4/2020) menjelaskan 1 pasien PDP itu sedang dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu. Pasien itu datang dari Semarang pada tanggal 18 Maret 2020 kemarin.

Ketika ditanya terkait kondisi kesehatan terhadap pasien PDP itu saat ini, kata dr Chrisnawan pihaknya belum mengetahui kondisi kesehatanya hingga saat ini. "Belum terima laporan dari RSUD, Teman-teman masih koordinasi,"kata dr Chrisnawan.

dr Chrisnawan juga menegaskan, demi mencegah penyebaran virus corona ini masyarakat diminta tetap di rumah, jaga kesehatan atau biasakan hidup bersih dan sehat. Bagi yang baru datang dari Negara/daerah yang terpapar virus corona diharapkan memberikan data diri, daerah yang dikunjungi, tanggal berangkat dan tanggal kembali.

"Selain itu, gejala awal yang timbul dan tanggal mulai dirasakan. Apakah sudah pernah ke fasilitas kesehatan atau dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tanggal berapa dserta data yang diberikan harus benar sehingga mudah dalam pengontrolan petugas,"pungkas dr Chrisnawan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved