Breaking News:

UPDATE CORONA SUMBA TIMUR : 42 ODP Covid-19 di Sumba Timur Masih Dipantau

Tim Posko Covid-19 Dinkes Sumba Timur di shere di group WatsApp Forum PRB sumba Timur dan Akun Facebook Posko Covid Sumba Timur

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTINEWA
Peta sebaran ODP Covid-19 di Sumba Timur 

UPDATE! 42 ODP Covid-19 di Sumba Timur Masih Dipantau

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Update terkait orang dalam pemantauan (ODP) covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sampai dengan tanggal 10 April 2020 pukul 17.00 Wita bertambah menjadi 80 kasus. Sebelumnya tanggal 9 April 2020 sampai pukul 16.00 Wita dilaporkan hanya 78 ODP di Sumba Timur.

Hal ini disampaikan oleh Tim Posko Covid-19 Dinkes Sumba Timur di shere di group WatsApp Forum PRB sumba Timur dan Akun Facebook Posko Covid Sumba Timur, Jumat (10/4/2020) sore.

Dijelaskan dari data 80 ODP itu 42 diantaranya masih dipantau dan 38 ODP sudah selesai dipantau. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) nihil alias 0 dan pasien positif Covid-19 masih nihil atau 0 hingga saat ini.

Dari 42 ODP itu tersebar di Kecamatan Kota Waingapu sebanyak 15 kasus, Kambera 5 Kasus, Pandawai 3 kasus, Kanatang 4 Kasus, Umalulu 2, Wulawaijelu 2, Rindi 1, dan luar wilayah 10 kasus ODP.

Dalam data tersebut dijelaskan juga, untuk pelaku perjalanan dari daerah terpapar sampai dengan tanggal 10 April 2020 pada pukul 17.00 Wita sebanyak 1.763 orang. Dari jumlah ini 1.570 diantaranya masih karantina mandiri dan selesai karantina mandiri 193 orang pelaku perjalanan.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Sumba Timur sekaligus Juru Bicara Posko Covid Dinkes Sumba Timur, dr Chrisnawan Try Haryantana menegaskan, demi mencegah penyebaran virus corona ini masyarakat diminta tetap di rumah, jaga kesehatan atau biasakan hidup bersih dan sehat. Bagi yang baru datang dari Negara/daerah yang terpapar virus corona diharapkan memberikan data diri, daerah yang dikunjungi, tanggal berangkat dan tanggal kembali.

Cegah Covid-19 Polisi di Ngada Bagikan Masker Gratis untuk Warga

Curhat Luhut Pandjaitan Setelah Tuduhan Said Didu Saat Pandemi Corona: Saya Rindu Gus Dur!

"Selain itu, gejala awal yang timbul dan tanggal mulai dirasakan. Apakah sudah pernah ke fasilitas kesehatan atau dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tanggal berapa dserta data yang diberikan harus benar sehingga mudah dalam pengontrolan petugas,"pungkas dr Chrisnawan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved