UPDATE CORONA NTT
Terkonfirmasi NTT 1 Kasus Positif Virus Corona, Jangan Panik Stop Lakukan 5 Kebiasaan Buruk Ini
Terkonfirmasi NTT 1 Kasus Positif Virus Corona, Jangan Panik Stop Lakukan 5 Kebiasaan Buruk Ini
NTT sudah punya 1 kasus virus corona, tidak boleh panik dan tetap ikuti anjuran pemerintah
POS-KUPANG.COM - Sudah terkonfirmasi NTT punya 1 kasus Virus Corona
Pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penambahan pasien yang positif terinfeksi virus corona dan mengidap Covid-19.
Hingga Kamis (9/4/2020) pukul 12.00 WIB, data yang dihimpun memperlihatkan total ada 3.293 kasus Covid-19 di Tanah Air.
• UPDATE CORONA 9 April 2020 Jumlah Kasus Positif 3.293 Sembuh 252 Meninggal 280, NTT 1 Kasus Positif
• UPDATE CORONA NTT Kamis - Satu Orang Terkonfirmasi Positif Virus Corona di NTT
• Bupati dan Wabup Tinjau Lokasi Karantina Bagi Pasien ODP di RSUD Manggarai Timur
• Heboh! Faisal Harris Tak Makan Masakan Sarita Abdul Mukti Takut Disantet Jennifer Dunn Balas Dendam?
Jumlah ini bertambah 337 pasien Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Kamis sore.
"Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 337, sehingga jumlah menjadi 3.293 kasus," ujar Yurianto.

Dia menambahkan, dalam periode yang sama juga terjadi penambahan 30 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.
Dengan demikian, total ada 252 pasien yang kini dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.
Namun, pemerintah masih mengungkapkan kabar duka dengan adanya penambahan 40 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Ini menyebabkan secara akumulasi ada 280 pasien yang tutup usia setelah dinyatakan positif virus corona.
Menurut Yurianto, data ini menggambarkan masih terjadinya penularan Covid-19 di masyarakat. Dia pun menyesali tingginya penambahan kasus baru dan jumlah pasien meninggal.
"Gambaran ini sangat menyedihkan untuk kita karena kita tahu bahwa penularan masih terus berlangsung," kata Yuri.
Menurut Yuri, data ini juga memperlihatkan kondisi masyarakat dalam seminggu terakhir yang belum patuh terhadap imbauan pemerintah.
"Data yang kita himpun hari ini menggambarkan kondisi masyarakat kita seminggu yang lalu," ucap Yurianti. "Kita tahu meskipun masa inkubasi terpanjang adalah 14 hari namun rata-rata 5-6 hari yang lalu," kata dia.
Imbauan pemerintah itu seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat keluar rumah, dan sebisa mungkin tidak keluar jika tidak ada kepentingan mendesak.
Selain itu, jika keluar rumah masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga jarak atau physical distancing agar mencegah penularan terus terjadi.