Selasa, 7 April 2026

Gugus Tugas Covid -19 Harus Terapkan Informasi Satu Pintu

DPRD NTT meminta Gugus Tugas Covid-19 harus menerapkan informaai satu pintu dalam menyampaikan semua informasi tentang pencegahan Covid -19.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Anggota Komisi V DPRD NTT, Jan Windy 

Gugus Tugas Covid -19 Harus Terapkan Informasi Satu Pintu

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- DPRD NTT meminta Gugus Tugas Covid-19 harus menerapkan informaai satu pintu dalam menyampaikan semua informasi tentang pencegahan Covid -19.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPRD NTT, Jan Windy, S.H, Jumat (3/4/2020).

Menurut Jan, dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait Covid-19 di NTT, maka pemerintah perlu menerapkan informasi satu pintu.

"Gugus tugas harus menerapkan sistem informasi satu pintu, jangan semuanya bicara akhirnya informasi sampai ke masyarakat beragam. Kondisi ini bukannya mengedukasi masyarakat, malah membuat kepanikan berlebih ditingkat masyarakat," kata Jan.

Dijelaskan, penting dilakukan edukasi terhadap masyarakat dengan melibatkan media agar informasi yang tersampaikan bisa benar-benar mengedukasi masyarakat.

"Jenis informasinya juga perlu dipilah dengan baik agar jangan menimbulkan kepanikan ditingkat masyarakat," katanya.

Dikatakan, selain itu jika bukan hasil analisa medis dan atau berasal dari hasil laboratorium ,maka seharusnya tidak ada informasi apapun yang disampaikan ke masyarakat.

"Selama ini semua orang berikan informasi terutama lewat media sosial, bahkan ada yang tanpa kajian medis sehingga ditingkat masyarakat jadinya bertanya dan berpikir ada yang disembunyikan," katanya.

Bahkan, lanjutnya, bisa jadi informasi yang diberikan justru malah hanya menyemangati dan menutup-nutupi persoalan.

Jadwal Acara TV Hari Ini 4 April 2020 Film Godzilla TRANS TV, SCTV TRANS TV RCTI Indosiar GTV ANTV?

Ansy Lema Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Bahan Pokok dan Beri Petani-Nelayan BLT

Bupati Niga Dapawole Terus Memantau Posko Satgas Covid-19

"Masyarakat jangan sampai dibuat panik, tetapi jangan juga informasi yang disampaikan membuat masyarakat menjadi menganggap permasalahan yang dihadapi adalah persoalan sepele sehingga mengabaikan prinsip kewaspadaan dan pencegahan," ujarnya.

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved