Pemerintah NTT Batasi Frekuensi Pelayaran di NTT

Pembatasan pelayaran kapal fery itu berlaku untuk semua pelabuhan kapal fery di NTT, kecuali yang melayani lintasan Kupang-Rote Ndao.

Pemerintah NTT Batasi Frekuensi Pelayaran di NTT
POS KUPANG/ OBY LEWANMERU
Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka,S.T,M.M

Pemerintah Batasi Frekuensi Pelayaran di NTT

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Pemerintah NTT juga melakukan pembatasan frekuensi pelayaran kapal penyeberangan yang mengangkut penumpang pada semua di wilayah NTT.

Upaya ini ditempuh dalam mencegah penyebaran virus corona/covid-19 di Provinsi NTT.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka, S.T, M.M saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kamis (2/4/2020).

Menurut Isyak, pemerintah hanya membatasi frekuensi kunjungan kapal dan tiak menutup pelabuhan, karena kewenangan menutup ada di pemerintah pusat.

"Sesuai arahan pusat, tidak boleh melakukan penutupan bandara maupun pelabuhan laut. Yang ada di pelabuhan adalah pembatasan frekuensi kunjungan kapal penumpang," kata Isyak.

Dijelaskan, pembatasan frekuensi kapal pengangkut penumpang di NTT tentu pembatasan frekuensi pelayaran dari KMP atau kapal -kapal fery dan juga penumpang. Sedangkan kapal pengangkut barang/logistik tidak ada pembatasan.

"Kapal Ferry dari ASDP Kupang akan mengurangi aktivitas atau frekuensi pelayaran. Kapal-kapal fery ini akan dikurangi kunjungan atau pelayaran ke kabupaten di NTT. Biasanya bisa dua kali dalam satu minggu, maka saat ini dibatasi hanya sekali dalam satu minggu," katanya.

Pembatasan pelayaran kapal fery itu berlaku untuk semua pelabuhan kapal fery di NTT, kecuali yang melayani lintasan Kupang-Rote Ndao.

Sedangkan soal kapal penumpang dan perintis , ia mengakui ,kapal-kapal.itu ydikelola pangkalan di Kupang, Waingapu, dan Maumere.

"Kapal-kapal perintis seperti kapal Sabuk Nusantara yang melintasi wilayah NTT dan Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku tetap beroperasi seperti biasa tanpa pembatasan frekwensi . Kapal-kapal perintis itu memang jadwalnya sangat terbatas yakni dilayani 14 hari sekali," katanya.

Ditanyai sola kapal Pelni, ia mengatakan, kapal penumpang Pelni seperti KM. Bukit Siguntang, KM. Awu, KM. Sirimau dan KM Umsini, saat ini sedang melakukan docking tahunan, sehingga tidak beroperasi.

"Kapal pelni yang masih masuk ke NTT dari luar hanya KM. Wilis, KM. Lambelu, dan KM. Tilongkabila," ujarnya.

Bupati Tahun : Saya Akan Laporkan Kades Mnelapetu Ke Polisi

Menteri Yasonna Akan Bebaskan Napi Koruptor dan Narkoba Antisipas Corona, Ini Respon KPK

Anak Angkat Cristiano Ronaldo Menikah, Nitizen Tanya Di Mana CR7? Ternyata Bintang Juventus Mudik

Dikatakan,dalam pengoperasian, pihaknya tetap meminta para operator supaya tetap memperhatikan protokol pemerintah, seperti menjaga jarak, hindari kontak fisik (physical diatancing) ketika mengikuti pelayaran.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved