RST Wirasakti Kupang Terima Bantuan Tandon Air dari Komunitas ETIKA

Rumah Sakit Tentara (RST) Wirasakti Kupang menerima bantuan berupa tandon air dari komunitas Etnis Tionghoa Kupang (ETIKA

POS KUPANG.COM/ELLA UZU RASI
Komunitas Etnis Tionghoa Kupang menyerahkan tandon air kepada Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kupang. 

RST Wirasakti Kupang Terima Bantuan Tandon Air dari Komunitas ETIKA

POS-KUPANG.COM | KUPANGRumah Sakit Tentara (RST) Wirasakti Kupang menerima bantuan berupa tandon air dari komunitas Etnis Tionghoa Kupang (ETIKA) pada Sabtu (28/03).

Hadir pada kesempatan itu ketua ETIKA, dr. Hendrick Jodjana beserta anggota tim ETIKA, Theodorus Widodo, Edi Lau, David Kenenbudi, Frans Suhardi, Linda Lee dan Mirah T. Singgi.

Bantuan berupa tandon ini merupakan yang kedua untuk rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Kupang. Sebelumnya, sudah ada bantuan serupa untuk Rumah Sakit Umum (RSU) Prof. Dr. W. Z. Yohanes, Kupang, yang diserahkan kemarin Jumat (27/03).

Ketua komunitas ETIKA dr. Hendrick Jodjana menjelaskan, timnya sudah menyiapkan tandon air sebanyak 30 unit untuk dibagikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan seperti tenaga medis dan pasukan pengamanan. Selain itu juga akan disediakan di titik-titik keramaian seperti pintu masuk pasar tradisional dan pelabuhan.

Sebelum penyerahan bantuan berupa tandon air ini, terlebih dahulu ETIKA sudah mendistribusikan 2000 masker ke Rumah Sakit Umum dan semua Puskesmas di Kota Kupang pada Selasa (24/03) lalu.

Sementara itu, bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis berupa pakaian dokter/perawat (hazmat suit), masker, kacamata goggle, hand sanitizer dan handscoon sedang dalam proses pengadaan.

“Pemerintah sudah berusaha mengadakan APD, tapi kita, kumpulan warga Tionghoa Kota Kupang juga memikirkan tenaga-tenaga kesehatan kita yang ada di sini. kalau bisa kita membantu saudara-saudara kita yang berada pada garda paling depan,” papar dr. Hendrick.

“Kita juga siapkan disinfektan untuk setiap kelurahan, dan hand sanitizer untuk setiap fasilitas kesehatan yang membutuhkan,” lanjutnya.

Sementara itu, anggota ETIKA, Theodorus Widodo mengatakan, untuk menghadapi wabah Covid-19, ada dua pasukan garda depan. Yang pertama adalah tim medis yang langsung berhadapan dengan virus, yang kedua adalah pasukan pengamanan yang mengatur ketertiban masyarakat.

Menurut Theodorus, tenaga medis dan pasukan pengamanan yang merupakan garda terdepan dalam melawan penyebaran Covid-19 ini tidak boleh sampai kekurangan logistik karena mereka yang selalu stand by untuk mengatasi wabah ini. Maka sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga medis, komunitas ETIKA menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan dasar untuk menangani penyebaran Covid-19 di Kota Kupang.

“Menara cuci tangan ini akan menjadi milik RST. Kita serahkan untuk mereka. Walaupun wabah Covid-19 berlalu, menara cuci tangan ini akan tetap di sini,” ungkapnya.

Bintang Juventus Paulo Dybala Bersama Sang Istri Bagikan Pengalaman Terserang Covid-19

Raffi Ahmad Terkejut Lihat Saldo Tabungan Nagita Slavina, Gritte Agatha Sampai Terbahak-bahak

4 Zodiak ini Akan Dapat Keberuntungan Soal Asmara di Tahun 2020, Jodoh di Depan Mata

Theodorus melanjutkan, kita semua sedang berperang melawan virus Corona. Peran kita adalah menyediakan logistik untuk pasukan tempur kita yang berada di depan sehingga mereka tidak kekurangan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Ella Uzu Rasi)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved