Corona di NTT

Komisi IX DPR: Pemerintah Jamin Ketersediaan APD & Insentif Bagi Tenaga Frontliner Penanganan Corona

pemberian insentif dan jaminan kesehatan untuk seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan yang menjadi frontliner penanganan Covid-19

Komisi IX DPR: Pemerintah Jamin Ketersediaan APD & Insentif Bagi Tenaga Frontliner Penanganan Corona
ISTIMEWA
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena saat sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) obat dan makanan di Ball Room Grand Mutiara, Rabu (11/12/2019) 

Komisi IX DPR Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan APD dan Insentif Bagi Tenaga Frontliner Penanganan Corona

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Komisi IX DPR meminta Pemerintah untuk secepatnya menjamin ketersediaan alat pelindung diri (ADP), pemberian insentif dan jaminan kesehatan untuk seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan yang menjadi frontliner penanganan Covid-19 (Coronavirus) di Indonesia.

Selain itu, Komisi IX juga meminta pemerintah memperluas jejaring dan laboratorium penanganan Covid-19 termasuk rumah sakit dan laboratorium swasta sesuai dengan standar minimal tanggap darurat yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Komisi IX DPR RI mendukung secara penuh langkah pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 baik dari kebijakan yang diambil, pendanaan dan juga upaya penguatan sistem kesehatan," ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Laka Lena kepada POS-KUPANG.COM dari Jakarta.

Dukungan sekaligus permintaan tersebut, ungkap Laka Lena, disampaikan Komisi IX DPR RI kepada Gugus Tugas dan Kementerian Kesehatan RI dalam rapat kerja yang berlangsung pada Selasa (24/4/2020) di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI Lantai 1 Gedung Nusantara, DPR RI Jakarta.

Politisi asal NTT itu mengatakan, dalam rapat yang dipimpinnya tersebut, Komisi 9 DPR RI menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah melalui Gugus Tugas dan Kemenkes dalam menangani covid 19 di Indonesia.

Dalam rapat secara virtual bersama Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Doni Munardo dan Menkes Terawan tersebut, Komisi IX memberi masukan dan catatan untuk Gugus Tugas dan Kementerian Kesehatan.

Laka Lena merinci, selain meminta jaminan ketersediaan APK dan insentif serta jaminan kesehatan, Komisi IX juga meminta pemerintah memastikan adanya sosialisasi terkait prosedur dan mekanisme masa rapid rest Covid-19, termasuk memastikan masa rapid rest yang melibatkan pihak luar Pemerintah sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan RI.

Masa rapid test tersebut, menurut Komisi IX selayaknya diprioritaskan untuk tenaga medis, tenaga kesehatan, relawan kesehatan, serta tenaga non medis yang menjadi frontliner penanganan Covid-19.

Komisi IX, kata Laka Lena, meminta pemerintah mengintensifkan pelibatan pihak swasta dalam pemenuhan APD termasuk masker dan hand sanitizer serta diseminasi informasi Covid-19, memastikan aturan yang sama dalam penanganan Covid-19 dari pusat sampai daerah dan memastikan ketersediaan alat kesehatan dan obat untuk Covid-19 serta penanganan khusus pada tempat yang belum terpapar seperti pesantren, asrama, boarding school dan komunitas dengan self isolation.

Terhadap persiapan pelaksanaan ibadah Bulan Ramadhan, Komisi IX mendesak pemerintah untuk mengkoordinasikan kembali dan mengantisipasi adanya arus mudik dan arus balik Idul Fitri serta antisipasi terhadap pelaksanaan ibadah haji.

Transportasi Umum Masih Beroperasi, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Untuk Cegah Corona

Pemkab Mabar Apresiasi ASDP dan Pelni Labuan Bajo yang Hentikan Pelayanan Sementara

Komisi IX, kata Laka Lena, juga telah bersepakat dengan Gugus Tugas dan Kementerian Kesehatan untuk melakukan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) yang masif terkait pencegahan Covid-19 kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh unsur termasuk media massa dan seluruh elemen masyarakat hingga unit terkecil. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved