Lapas Ende Bebaskan Satu Orang Napi Teroris, Ini Penjelasannya

Lapas Ende telah membebaskan satu dari dua napi teroris yang ditampung di Lapas Ende. Napi teroris asal Jogya yang diketahui bernam

Lapas Ende Bebaskan Satu Orang Napi Teroris, Ini Penjelasannya
POS KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
KALAPAS ENDE, Antonius Jawa Gili. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Lapas Ende telah membebaskan satu dari dua napi teroris yang ditampung di Lapas Ende. Napi teroris asal Jogya yang diketahui bernama,Sugito dibebaskan pada, Minggu (22/3) setelah menjalani masa hukuman selama 4 tahun.

Kalapas Ende Kelas II B Ende, Antonius Jawa Gili mengatakan hal itu kepada POS KUPANG,COM, Kamis (26/3) di Ende.

Antonius mengatakan bahwa napi teroris atas nama, Sugito adalah merupakan napi pindahan dari Jogya yang ditahan di Lapas Ende.

“Iya dia bebas murni setelah menjalani masa hukuman selama 4 tahun,”kata Antonius.
Dikatakan selama berada di Lapas Ende yang bersangkutan menunjukan perilaku baik dengan mau bersosialisasi dengan napi lainnya yang ditahan di Lapas Ende.

Cegah Covid-19, Hingga Malam Hari Camat Keo Tengah Imbau Masyarakat Ikuti Instruksi Pemerintah,Info

Napi tersebut ujar Antonius setelah dinyatakan bebas yang bersangkutan langsung diantar oleh petugas Lapas End eke Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende dan di bandara pihak keluarganya langsung menjemput untuk meneruskan perjalanan ke Jogya.

Dikatakan dengan dibebaskannya satu napi teroris maka kini Lapas Ende masih menampung satu napi teroris lainnya yang berasal dari NTB.

Untuk diketahui bahwa sebelumnya Lapas Ende membina dua orang napi teroris yang merupakan pindahan dari Jogya dan NTB.

Hal ini dikatakan Kepala Lapas Kelas II B, Ende, Antonius Jawa Gili kepada Pos Kupang.Com, Senin (20/1/2020) di Ende.

Antonius mengatakan bahwa kedua warga binaan yang merupakan napi teroris sudah tiga tahun menjalani proses pembinaan di Lapas Ende dan keduanya akan bebas dalam waktu dekat.

Dikatakan selama menjalani masa pembinaan di Lapas Ende kedua warga binaan Napi Teroris menunjukan perubahan sikap yang ditandai sudah mau bergaul dengan sesame warga binaan padahal sebelumnya keduanya mengasingkan diri.

Pemain Persib Bandung Beri Semangat dan Doa bagi Kesembuhan Yana Mulyana Positif Corona, Info

“Iya secara periodik kami mendatangkan tim dari Kementrian Agama Kabupaten Ende guna memberikan pembinaan mental dan rohani kepada keduanya,”kata Antonius.

Selain mendatangkan tim rohani dari Kemenag Ende, secara periodic juga kedua Napi mendapatkan pembinaan dari tim khusus Badan Nasional Pembinaan Teroris (BNPT).

Dikatakan dengan adanya pembinaan dari sejumlah pihak maka diharapkan agar kedua Napi bisa menjadi warga Negara yang baik ketika sudah keluar dari Lapas.

Dikatakan kedua Napi tersebut masing-masing menjalani masa hukuman selama 4 tahun dan 6 tahun.

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved