Raditya Dika Berduka , Temannya Seorang Dokter Meninggal Karena Virus Corona, Ungkap Sosok Sahabat

Raditya Dika Berduka , Temannya Seorang Dokter Meninggal Karena Virus Corona, Ungkap Sosok Sahabat

Editor: Alfred Dama
Instagram
Raditya Dika 

Raditya Dika Berduka , Temannya Seorang  Dokter Meninggal Karena Virus corona, Ungkap Sosok Sahabat

POS KUPANG.COM -- Serangan virus corona mampu menginfeksi siapa saja, tak terkecuali medis dan para medis

Bahkan dokter yang sedang menangangi corona pun bisa meninggal dunia seperti yang dialami komika Raditya Dika

Seorang dokter yang menangani virus corona meninggal dunia.

Ternyata dokter tersebut adalah sahabat dari Raditya Dika

Raditya Dika mengungkapkan jika sang sahabat sosok yang seperti ini!

Raditya Dika berduka, sahabatnya yang seorang dokter baru saja meninggal dunia karena virus corona, masih berusia 34 tahun, sosoknya baik dan pintar.

ZODIAK CINTA &ASMARA; Ramalan Zodiak Cinta Senin 23Maret 2020,Sagiatrius Beruntung, Virgo Lelah Hati

Dilarang Karena Corona, Anggota Sebuah Gereja di Korea Selatan Bentrok dengan Polisi

Virus Corona Terus Menyebar, Kini Sudah Sampai Papua, NTT Masih Aman? Ini Daftar Provinsi Covid-19

Perawat Ini Menangis Kehabisan Barang di Supermarket, Padahal Baru Berjuang Sembuhkan Pasien Corona

Pasien yang meninggal dunia karena virus corona terus bertambah.

Tak hanya pasien, petugas medis menjadi sosok yang mudah terpapar virus corona

Apalagi, pasien virus corona terus bertambah setiap harinya.

Pemerintah telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Tidak sedikit masyarakat yang bersama-sama dengan kesadaran untuk mengkarantina diri.

Update terbaru seperti yang dikutip dari Tribunnews pada 22 Maret 2020, positif virus corona 514 orang, sembuh 29 orang, dan meninggal 48 orang.

Sebelumnya juga diwartakan 3 orang dokter telah meninggal dunia.

Salah satunya, dokter yang ternyata sahabat Raditya Dika.

Seorang temannya semasa SMA yang merupakan seorang Dokter gugur dalam tugas ketika menangani pasien virus corona atau Covid-19, Minggu (22/3/2020) pagi tadi.

Diduga, Dokter tersebut terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Berduka dan bersedih dengan kepergian sang sahabat, Raditya Dika pun mengunggah statusnya di Instagram dengan memasang layar hitam.

"Jam 4 pagi tadi salah satu teman seangkatan saya di SMU ** dulu telah meninggal dunia karena Covid-19," tulis Raditya Dika, dilansir TribunnewsBogor.com dari instagram pribadi terverifikasi @raditya_dika

Disebutkan Raditya Dika, sahabatnya ini meninggal dunia karena terinfeksi virus corona atau Covid-19 saat sedang bertugas

"Kebetulan teman saya adalah seorang Dokter dan terpapar saat bertugas," tulis Raditya Dika.

Karena teman sebaya, Raditya Dika mengungkapkan usia sang sahabat yang baru berusia 34 tahun.

"Umurnya masih 34 tahun," tulis Raditya Dika

Diakui Raditya Dika, sang sahabat semasa hidupnya ini adalah sosok yang baik dan pintar.

Maka tak heran, sahabat Raditya Dika ini bisa menjadi seorang Dokter

"Orangnya baik dan pintar," tulis Raditya Dika.

Mendengar kabar duka tersebut, Raditya Dika langsung mengajak seluruh followersnya untuk tak menganggap remeh virus corona.

Menurut Raditya Dika semua orang dapat menjadi korban virus yang belum ditemukan obatnya itu.

"Teman-teman, virus ini serius. Jangan diremehkan. Jaga diri baik-baik," tulis Raditya Dika.

"SEMUA orang bisa kena dan jadi korban," tegasnya.

Maka dari itu, Raditya Dika mkembali mengimbau agar masyarakat tetap di rumah demi mencehgah penularan dan terinfeksinya virus corona.

"Please kalau memang bisa, di rumah aja," tulisnya.

Raditya Dika juga tak lupa mengajak semua orang untuk memberikan donasi kepada tenaga kesehatan.

"Bantu juga donasi untuk alat pelindung diri di saluran yang dipercaya untuk para tenaga kesehatan yang bertugas.

Jangan timbun masker, sarung tangan, mereka lebih butuh itu semua daripada kita. Stay safe semuanya," tulis Raditya Dika

Sudah 3 Dokter wafat akibat virus corona

Tercatat ada tiga orang dokter di Indonesia gugur diduga terinfeksi virus corona saat menjalankan tugas.

Untuk menghormati privasi keluarga, redaksi TribunJakarta.com hanya mencantumkan inisial saja.

Mereka adalah dr AMP asal Bekasi, dr DJ asal Bogor , dan dr Hd asal Jakarta Selatan.

TribunnewsBogor.com melansir artikel Kompas.com, pihak RSUP Persahabatan Jakarta Timur pun buka suara.

"Datanya saya belum dapat, tapi nanti untuk rinciannya akan disampaikan Bu Dirut," kata Kepala Humas RSUP Persahabatan Eryuni Yanti, Minggu (22/3/2020) dini hari WIB.

Kabar meninggalnya dokter DJ yang juga ahli bedah sempat diunggah dokter Pandu Priono melalui akun Twitternya.

Dalam cuitannya pada Sabtu malam, ia menyebut dokter DJ diduga terpapar COVID-19 saat menangani pasien yang terinfeksi virus serupa.

Dokter DJ meninggal dunia diduga akibat terinfeksi Virus corona atau corona Covid-19.

"Selamat jalan Mas Koko. Maafkan saya belum berhasil mendorong agar pemerintah @jokowi serius mengatasi pandemi Covid-19.

Mas terinfeksi karena aktif beri layanan.

Banyak petugas kesehatan yang terinfeksi & pergi, minimnya APD sulit dimaafkan.

Tidak cukup bicara, kita semua berbuat," begitu cuitan dokter Pandu.

Dilansir Tribun Bogor, Ketua Ikatan Dokter Indonesia, Daeng Muhammad Faqih, membenarkan ada dokter Bogor meninggal karena virus corona.

"Betul itu, saya sudah konfirmasi ke kawan-kawan," ungkap Daeng melalui sambungan telepon pada Sabtu (21/3/2020) malam.

Menurut Daeng, dua dokter yang meninggal berasal dari Bogor dan Bekasi, Jawa Barat.

“Satu di Bogor, satu di Bekasi,” ujarnya.

Ilustrasi virus corona (Covid-19) global (Shutterstock)

Daeang mengatakan, berdasar informasi yang ia dapatkan, dokter Bogor yang meninggal setelah mendapat rujukan.

“Meninggalnya di RSPAD (Gatot Soebroto), satu di Rumah Sakit Umum Persahabatan,” imbuh Daeng.

Ia memastikan, dokter Bogor yang meninggal positif virus corona Covid-19.

"Iya (positif Covid-19)," katanya.

Daeng mendapat informasi tiga dokter yang meninggal dunia karena positif virus corona atau Covid-19, tapi baru dua yang terkonfirmasi.

"Ada 3 dokter meninggal, 1 perawat meninggal. Cuma dari 3 dokter, 1 dokter belum terlacak, baru 2 yang terlacak,” ujarnya.

Dua dokter tersebut meninggal dunia pada Jumat (20/3/2020) dan Sabtu (21/3/2020).

“Yang satu (dokter meninggal) kemarin, yang satu baru hari ini,” ujarnya.

(Tribunnewsmaker/*)

Sebagian artikel ini telah tayang Tribunnews dengan judu; Dokter Sahabat Raditya Dika Meninggal Diduga karena Virus corona, Ungkap Sosoknya yang Baik & Pintar  https://newsmaker.tribunnews.com/amp/2020/03/22/dokter-sahabat-raditya-dika-meninggal-diduga-karena-virus-corona-ungkap-sosoknya-yang-baik-pintar?page=all

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved