Perawat Ini Menangis Kehabisan Barang di Supermarket, Padahal Baru Berjuang Sembuhkan Pasien Corona

Perawat Ini Menangis Kehabisan Barang di Supermarket, Padahal Baru Berjuang Sembuhkan Pasien Corona

(AFP/Oli SCARFF)
Seorang pembelanja berjalan melewati rak-rak makanan kosong di tengah pandemi coronavirus COVID-19 yang baru, di Manchester, Inggris utara pada 20 Maret 2020. 

Perawat Ini Menangis Kehabisan Barang di Supermarket, Padahal Baru Berjuang Sembuhkan Pasien Corona

POS KUPANG.COM -- Meluaskan wabah virus corona di berbagai negara ternyata juga ikut mendorong terjadinya kepanikan warga

Akibatnya pusat-pusat perbelanjaan diserbu warga untuk persediaan di rumah

Selanjutnya barang-barang di supermarker habis. Perawat yang tengah berjuang menyebuhkan  pasien infeksi virus  corona akhirnya tak kebagian, padahal dia sedang berjuang menyembuhkan pasien

Pada Sabtu (21/03/2020), netizen Inggris ramai 'memarahi' orang-orang yang melakukan panic buying dan menimbun makanan karena memasuki fase karantina saat wabah virus corona.

Amarah warga Inggris di media sosial timbul ketika sebuah video yang diunggah seorang perawat yang kelelahan bekerja di rumah sakit dan bermaksud berbelanja di toko namun barang-barang yang dijual telah habis.

Para pembeli telah mengosongkan seluruh rak dagangan di supermarket.

Khususnya gulungan tisu toilet, dan menimbun makanan seperti pasta dan kacang polong beku.

Sebanyak 1.2 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 194 triliun akan makanan tambahan telah dikeluarkan selama tiga pekan terakhir, menekan supermarket-supermarket secara masif.

Hal ini diungkapkan oleh kementerian lingkungan dan makanan George Eustice.

Andrea Dian Positif Terinfeksi Virus Corona, Bawa Pesan Butuh Pertolongan Termasuk Tenaga Kesehatan

Begini 3 Strategi China Atasi Virus Corona, Jadi Sumber Covid-19 Hingga Sukses Bangkit, Jadi Contoh

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved