Ratusan Warga Desa Leuwayan antar Mantan Penjabat Kades di Lewoleba Diringan Gendang Tarian

Anye Uran, istri mantan Penjabat Kepala Desa Leuwayan Mikhael Ladjar itu, sontak merasa terharu dan menitihkan air mata ke

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ferry Ndoen
Foto/Ricko Wawo/
Mantan Penjabat Kepala Desa Leuwayan Mikhael Ladjar sedang membawakan sambutan di hadapan Warga Desa Leuwayan di kediamannya di Kota Baru, Lewoleba, Sabtu (21/3/2020) malam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Anye Uran, istri mantan Penjabat Kepala Desa Leuwayan Mikhael Ladjar itu, sontak merasa terharu dan menitihkan air mata ketika rombongan Warga Desa Leuwayan tiba di rumahnya di kawasan Kota Baru, Lewoleba, Sabtu (21/3/2020) sekitar pukul 21.00 Wita.

Ratusan warga desa datang ke Lewoleba dengan mobil pikap, truk dan sepeda motor itu hendak mengantar pulang suaminya yang telah menunaikan tugas selama satu setengah tahun sebagai Penjabat Kepala Desa Leuwayan Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata.

Rencana kedatangan Warga Desa Leuwayan ini tentu sudah diketahui Anye Uran, keluarga besar dan para tetangga Mikhael Ladjar di Lewoleba. Semua persiapan penerimaan pun sudah dilakukan termasuk perjamuan malam bersama. Pihak keluarga sudah menunggu kedatangan mereka sejak siang hari

. Wajar jika ibu lima orang anak ini merasa gelisah dan langsung menitihkan air mata ketika rombongan dengan iringan gong dan gendang itu tiba. Rupanya hujan lebat yang mengguyur Pulau Lembata sempat menunda perjalanan warga dari Desa Leuwayan.

Suasana sukacita dalam nuansa kekeluargaan begitu terasa. Warga Desa Leuwayan menuntun mantan penjabat kepala desa mereka ke kediamannya dengan tabuhan gong, gendang dan tarian.
Mikhael Ladjar sendiri merupakan mantan penjabat desa pertama di Lembata yang diantar warga sampai ke rumah usai menunaikan tugas.

Wali Kota Kupang Bubarkan Warga yang Berkerumun di Bundaran Tirosa

Sekretaris Desa Leuwayan Benediktus Beni menyebutkan ratusan warga yang mengantar Mikhael sampai ke kediamannya itu merupakan bukti kecintaan mereka pada Mikhael Ladjar. Baginya, Mikael sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial Warga Desa Leuwayan.

Saat didaulat menyampaikan sambutan, Mikhael mengatakan kediamannya itu menjadi saksi bagaimana dirinya mengabdi di Desa Leuwayan.

"Semua keluarga dan tetangga juga sudah tahu dan selalu mendukung saya.
Saya tidak bawa masuk ke rumah ini kalau ada masalah, semua itu habis di dalam hati saya," kata Mikhael yang juga memiliki tugas pokok sebagai Kepala Seksi Pemerintah Desa di Kantor Camat Omesuri.

Meski sudah tidak menjabat sebagai penjabat kepala desa lagi, dia sangat berharap Warga Desa Leuwayan selalu mampir di rumahnya jika datang ke Lewoleba.

Kepala Desa Leuwayan Emanuel Ledo Apenobe, menyebut peristiwa itu ada dalam rencana Tuhan. Selama satu setengah tahun mengabdi di Leuwayan, dia tentu mengalami pengalaman suka dan duka namun menurutnya Mikhael telah sukses menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Persib Bandung Sedang di Puncak, Ini 3 Pesaing Berat Maung untuk Raih Trofi Juara, Simak YUK

"Di dalam pengalaman pahit dan manisnya, bapak Mikhael telah sukses sampai kita antar ke rumah. Beragam rasa itu ada, perasaan itu tetap ada tetapi lebih penting kita sudah antar bapak Mikhael. Saya berterima kasih kepada keluarga dan semua orang di sini," ungkap Emanuel.

Dalam perjalanan panjang Desa Leuwayan, Mikhael Ladjar adalah orang ke-15 yang menjadi kepala desa atau penjabat kepala desa di Leuwayan.

Trik Pelatih Maung Bandung Jaga Mood Pemain Persib di Tengah Jadwal Liga 1 yang Tak Pasti, Info

Akan tetapi, Mikhael Ladjar merupakan satu-satunya orang luar Desa Leuwayan yang menjadi kades di Leuwayan. "Mikhael jadi satu-satunya orang luar jadi kades di Leuwayan dan ini yang kita kenang. Namanya tetap tercatat di dalam memori orang Leuwayan," pesannya.

Sementara itu, Anggota DPRD Lembata Abubakar Sulang, menyampaikan terima kasih atas nama Warga Desa Leuwayan karena Mikhael Ladjar dan istrinya selalu meluangkan waktu untuk kepentingan Warga Leuwayan. Mantan Kepala Desa Leuwayan ini juga meminta maaf karena dinamika politik di Desa Leuwayan cukup dinamis. Namun dia sangat yakin hubungan emosional dan dinamika tetap berjalan.

Mantan Penjabat Kepala Desa Leuwayan Mikhael Ladjar sedang membawakan sambutan di hadapan Warga Desa Leuwayan di kediamannya di Kota Baru, Lewoleba, Sabtu (21/3/2020) malam
Mantan Penjabat Kepala Desa Leuwayan Mikhael Ladjar sedang membawakan sambutan di hadapan Warga Desa Leuwayan di kediamannya di Kota Baru, Lewoleba, Sabtu (21/3/2020) malam (Foto/Ricko Wawo/)
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved