Magdalena Hokor Sebut Perayaan Misa Media OnLine Membantu
Entah itu melalui ibadah secara langsung maupun lewat media seperti live streaming dan lain-lain.
Magdalena Hokor Sebut Perayaan Misa Media OnLine Membantu
POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Perayaan misa melalui media online sangat membantu terutama mengikuti instruksi dari Yang Mulia Uskup Agung Kupang untuk meniadakan kegiatan rohani sampai batas waktu ditetapkan.
Hal ini dikatakan Magdalena Hokor, salah seorang umat dari Stasi St. Markus Kaniti, ketika ditemui Wartawan Pos Kupang, Minggu, (21/03/2020) di kediamannya.
Dikatakan Magdalena, dirinya mendukung Gereja dalam proses pencegahan Covid-19.
Magdalena mengharapkan agar kita sebagai umat beragama dan warga negara yang baik turut membantu pemerintah dalam proses memutus rantai penyebaran Covid-19. Semoga dengan adanya perayaan misa melalui media Online ini, ujar Magdalena, membantu para umat agar mengikuti perayaan misa walaupun kegiatannya tidak seperti biasanya.
Hal senada dikatakan oleh Ningsi, saat ditemui Wartawan Pos Kupang.Com (21/03/2020).
Ningsi mengatakan, perayaan misa melalui media online sangat membantu.
Hal positif juga berkaitan dengan perayaan misa melalui online, dengan sendirinya mengajak umat untuk tetap pada posisinya masing-masing dari rumah agar tetap mengikuti perayan misa pada hari minggu ketika umat diminta agar tidak mengikuti perayaan rohani selama batas waktu yang sudah ditetapkan.
Ibadah Yang Sesungguhnya Adalah Ketika Kita Mendengar Dan Mengimplementasika
Sementara Maria Hebi, Umat Stasi St. Petrus, Haukoto, Paroki St. Familia, Sikumana, mengatakan, ibadah kita yang sesungguhnya adalah ketika kita mengimplementasikan apa yang didengar (Sabda) melalui berbagai cara. Entah itu melalui ibadah secara langsung maupun lewat media seperti live streaming dan lain-lain.
Warga RT/RW, 003/01, Kelurahan Fatukoa, KecamataN Maulafa, Kupang, pasca mengikuti Misa live streaming jam 08.00 Agung Kupang, Minggu, 22 Maret 2020 ini menjelaskan bahwa, Ekaristi melalui media Online streaming ini adalah salah satu solusi mendukung usaha preventif penularan Covid 19 yang dilakukan pemerintah.
“Ibadah memang penting, ujar Maria, tetapi lebih penting lagi adalah amal dan perbuatan baik sebagai implementasi iman kita. Saya merasa bersyukur karena, dalam situasi mencekam, kita masih dapat mengikuti perayaan Ekaristi, meskipun melalui media (online streaming). Pada prinsipnya tidak ada perbedaan mendasar, hanya tempat ibadah dan komunitas yang berbeda. Hakikatnya sama yakni kita beribadah.
“Namun dalam situasi ini yang terpenting menurut saya adalah saling menguatkan, saling mendoakan, dan saling menjaga keselamatan sesuai standard yang telah disampaikan oleh pemerintah (social distancing), imbuh Maria
Hal yang sama ditegaskan oleh Jeni, Umat Paroki St. Joseph Naikoten. Dikatakan Jeni bahwa, Perayaan Ekaristi lewat online streaming memberikan kesan yang sangat baik. Hanya saja, ada beberapa kendala yang dialami, ketika mengikuti perayaan Ekaristi melalui online streaming.
Kendala kecil seperti, Jaringan lemot, dan tidak bisa bertatap muka secara fisik tidak menjadi halangan untuk meninggalkan kewajiban sebagai umat beragama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/maria-hebi-umat-stasi-st-petrus-haukoto.jpg)