Virus Corona Bukan Gangguan Iman

Rm. Krispinus Saku, Pastor Paroki, St. Yoseph Peker Penfui, Kota Kupang, menyebut virus corona bukan gangguan iman

Virus Corona Bukan Gangguan Iman
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Rm. Krispinus Saku, Pastor Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Rm. Krispinus Saku, Pastor Paroki, St. Yoseph Peker Penfui, Jalan Adisucipto, Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, virus corona bukan gangguan iman.

Saat ditemui POS-KUPANG.COM, Jumad, 20/03/2020, Rm. Krispinus Saku, mengatakan bahwa, kita 100% warga yang baik, segala petunjuk dan arahan pasti dari pemerintah untuk kebaikan, kebenaran kesehatan badan warga patut disikapi dengan serius.

Terutama wabah virus corona yang sedang mendunia, wajib diwaspadai dengan mengikuti petunjuk pencegahan lebih baik dan efektif.

Jalan Salib dan Dua Pekan Perayaan Ekaristi Sementara Ditiadakan di Stasi St. Kristoforus Matani

Dikatakan Rm. Kris, berkaitan dengan wabahnya virus corona, bukan sebagai gangguan dalam
Proses pembinaan iman. Apabila berkaitan dengan badan, inilah yang harus cepat ditangani oleh pihak kesehatan, diantaranya pemerintah dinas kesehatan.

Berkaitan dengan kegiatan Rohani, Rm. Kris, sampaikan bahwa tindakan mereka mengikuti arahan Bapak Uskup Agung Kupang, melalui Vikjen Keuskupan Agung Kupang.

Ini Kebijakan Keuskupan Atambua Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Kami tidak menutup kegiatan rohani bagi seluruh umat. Ditingkat Paroki, Stasi ditiadakan kegiatan rohani mulai hari ini sampai batas waktu ditetapkan, tetapi saya menghimbau kepada seluruh umat di Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui agar tetap menjalankan kegiatan Jalan Salib dan kegiatan rohani lainnya dirumah masing-masing. Ujarnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Ray Rebon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved