SMAN 1 Kupang Lengang

Pasca dikeluarkan kebijakanPemprov NTT meliburkan siswa/siswi, dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK, SMAN 1 Kupang terlihat lengang

SMAN 1 Kupang Lengang
POS- KUPANG.COM/Ella Uzu Rasi
SMAN 1 Kupang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pasca dikeluarkan kebijakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT) untuk meliburkan siswa/siswi, dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK, SMAN 1 Kupang terlihat lengang.

Berdasarkan pantauan POS-KUPANG.COM pada Jumat (20/03/2020), tidak ada siswa/siswi yang datang. Petugas keamanan terlihat berjaga di gerbang.

Kepala SMAN 1 Kupang, Marselina Tua mengatakan, hari ini para guru, pegawai dan siswa dirumahkan, menindaklanjuti surat edaran dari pemerintah.

Cegah Corona, Bupati Belu Instruksikan Sekolah Merumahkan Peserta Didik

"Saya sebenarnya tidak datang hari ini, tapi saya harus ambil cap supaya kalau ada anak-anak yang butuh tanda tangan dan cap, mereka bisa ke rumah" ujar Marselina.

Lanjut Marselina, sesuai edaran, sekolah diliburkan sejak hari ini tanggal 20 Maret sampai 4 April. Namun proses pembelajaran tetap berlangsung dari rumah.

Umat Muslim Bajawa Sholat Jumat Seperti Biasa

Menurut surat edaran Kepala SMAN 1 Kupang tertanggal 19 Maret 2020, pembelajaran tetap ada menggunakan 3 metode yaitu pertama Metode Online : Guru menyiapkan kelas maya menggunakan akses Rumah Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di laman belajar.kemendikbud.go id, kedua Metode Offline : Guru mengunduh materi ajar dari internet atau Rumah Belajar, lalu dibagikan ke peserta didik masing-masing sebelum dirumahkan untuk dipelajari dan dikerjakan selama dirumahkan, ketiga Metode Penugasan secara manual : Guru memberikan penugasan secara manualb kepada peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar yang ada untuk dikerjakan di rumah masing-masing dan dikumpulkan pada saat masuk sekolah serta pada saat di rumahkan, dikirim melalui email atau media sosial WhatsApp.

"Selama dirumahkan, tetap ada proses pembelajaran dan harus ada laporan ke Kepala Sekolah" tandasnya.

Marselina berharap para siswa yang dirumahkan tidak keluar rumah dan mengikuti kegiatan yang melibatkan banyak orang sehingga mencegah penularan Corona Virus Disease ( Covid-19). (Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ella Uzu Rasi)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved