Pelanggan PDAM Lembata Bisa Bayar Tagihan Air Secara Online di Bank NTT
Pelanggan air PDAM Kabupaten Lembata sejak bulan lalu sudah bisa membayar tagihan air minum secara online melalui Bank NTT
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pelanggan air PDAM Kabupaten Lembata sejak bulan lalu sudah bisa membayar tagihan air minum secara online melalui Bank NTT. Jasa sistem pembayaran seperti ini jauh lebih efektif dan efisien karena pelanggan bisa membayar tagihan air melalui Bank NTT di mana saja dan kapan saja.
Direktur Utama PDAM Kabupaten Lembata, Simon Tery Langobelen dan Pimpinan Cabang Bank NTT Cabang Lewoleba, Ruben Ludji disaksikan para staf dari dua lembaga ini pun sudah melakukan penandatanganan kerja sama secara resmi di Kantor Bank NTT Cabang Lewoleba, pada Jumat (20/3/2020).
• BOP Labuan Bajo Flores Tinjau Agrowisata Colol Manggarai Timur
Sebelum penandatanganan dilakukan, Ruben mengatakan pihak Bank NTT menyambut baik kerja sama dua lembaga ini demi pendekatan pelayanan kepada masyarakat.
Secara lembaga, dirinya juga mengakui kemitraan yang dibagun bersama Kantor PDAM Lembata tentu akan berdampak pada kepercayaan masyarakat terhadap kedua lembaga.
Simon Tery Langobelen juga mengucapkan terima kasih kepada Bank NTT Cabang Lewoleba atas kemitraan yang dibangun demi pendekatan pelayanan kepada masyarakat.
• Sebar Berita Hoaks yang Meresahkan, Elty : Saya Minta Maaf
"Dengan Bank NTT, masyarakat bisa bayar air di mana saja tidak harus di Lewoleba," kata Simon.
Dia menambahkan kalau PDAM Lembata merupakan perusahaan air minum ketiga di NTT yang melakukan kerja sama dengan Bank NTT dalam rangka pembayaran tagihan air minum secara daring.
Disampaikannya, sejak tahun lalu proses kemitraan kedua lembaga sudah dilakukan dan sistemnya sudah terbangun.
Pihak Bank NTT sendiri berjanji akan melakukan pengembangan inovasi dalam hal pembayaran memakai mesin ATM dengan sistem yang lebih mutakhir.
Secara terpisah, Simon Tery Langobelen menyebutkan selama ini pelanggan air biasa membayar tagihan di Kantor PDAM Lembata dan mitra deposito yang ada di seputaran Kota Lewoleba.
Hal ini membuat warga yang tempat domisilinya jauh cukup kesulitan menjangkau tempat tagihan.
Kata Simon, uang transpotasi yang dikeluarkan pelanggan bisa lebih besar dari tagihan air yang mungkin hanya senilai Rp 20 ribu.
Upaya kerja sama ini sudah dilakukan sejak November 2019 silam dengan pertemuan dan sosialiasi di Kantor Pusat Bank NTTKupang. Selanjutnya, dilakukan konektivitas sistem aplikasi Bank NTT dan PDAMKabupaten Lembata.
"Jadi kita arahkan pelanggan untuk bayar di Bank, kita juga beri kontribusi kepada bank daerah dan sama-sama bangun daerah ini," jelas Simon.
Lebih lanjut, dia sangat berharap dengan kerja sama dan inovasi bersama Bank NTTini kebutuhan masyarakat juga bisa terakomodasi secara cepat dan profesional.