Bukan Hanya Ibu, Peran Ayah Penting untuk Mencegah Anak dari Stunting

Selain diare, Global Alliance on Health and Pollution 2019 menyebutkan, buruknya sanitasi dapat meningkatkan angka kematian.

Bukan Hanya Ibu, Peran Ayah Penting untuk Mencegah Anak dari Stunting
Shutterstock
Shutterstock Ilustrasi ayah 

Bukan Hanya Ibu, Peran Ayah Penting untuk Mencegah Anak dari Stunting

POS-KUPANG.COM--Bukan Hanya Ibu, Peran Ayah Penting untuk Mencegah Anak dari Stunting

Kolaborasi antara seorang ayah dengan ibu penting untuk dilakukan dalam membangun rumah tangga. Tidak hanya rukun dan saling mencintai, tetapi juga peduli dengan kesehatan anak.

Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan rumah. Bayangkan saja ketika ibu jatuh sakit atau sedang hamil lagi, peran ayah sangat dibutuhkan untuk menjaga si kecil dari kuman-kuman jahat.

Dengan menjaga kebersihan rumah, sang buah hati akan tumbuh dengan baik dan terhindar dari stunting. Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Dokter Mikrobiologi Klinis, Dr dr Wani Gunardi Sp MK(K) angkat bicara terkait permasalahan ini. Menurutnya, stunting bukan hanya disebabkan oleh asupan gizi yang masuk, faktor menjaga kebersihan juga turut berkontribusi dalam peningkatan stunting.

Ia mencontohkan, misal gizi masuk dengan baik, namun sanitasi dan akses toiletnya buruk maka bakteri jahat bisa masuk ke dalam tubuh yang menyebabkan diare. Diare itulah yang menyebabkan asupan gizi pun tidak terserap dengan baik.

Selain diare, Global Alliance on Health and Pollution 2019 menyebutkan, buruknya sanitasi dapat meningkatkan angka kematian.

Selain menjaga kebersihan anak, hindari merokok di dalam rumah atau sekitar anak. Menurut penelitian yang dilakukan Pusat Kajian Jaminan Sosial (PKJS) Universitas Indonesia ditemukan bahwa, anak dengan orangtua perokok ternyata dapat mengalami stunting alias kondisi gagal tumbuh dan kurangnya kecerdasan pada anak.

Pasalnya, asap rokok dapat mengganggu penyerapan gizi anak dan akhirnya mengganggu tumbuh kembangnya.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved