Kamis, 16 April 2026

warga Belu Tewas Ditebas Pakai Parang

BREAKING NEWS : Warga Belu Tewas Ditebas Pakai Parang, Leher Nyaris Putus

Kasus pembunuhan terjadi di Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu yang mengakibatkan seorang warga tewa

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Korban pembunuhan di di Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Senin (9/3/2020) sekitar pukul 24.00 Wita. 

Warga Belu Tewas Ditebas Parang, Leher Nyaris Putus

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Kasus pembunuhan terjadi di Halilulik, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu yang mengakibatkan seorang warga tewas. Korban diketahui bernama Zakarias Bouk.

Peristiwa tersebut terjadi, Senin (9/3/2020) sekitar pukul 24.00 Wita bertempat di Dusun Dinleo, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat (Tasbar).

Informasi yang dihimpun Pos Kupang.Com, korban tewas akibat dibunuh pelaku bernama Petrus Kanisius Moruk. Pelaku menghabisi nyawa korban dengan menebas di bagian leher menggunakan parang hingga leher korban nyaris putus.

Belum diketahui apa motif dibalik pembunuhan tersebut. Namun, dari informasi yang beredar, pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran diduga ada masalah pribadi.

Pihak Kepolisian Polres Belu yang mendapat laporan peristiwa itu langsung menuju lokasi dan mengolah TKP. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Marianum Halilulik.

Warga yang diduga pelaku pembunuhan sempat melarikan diri namun dengan cepat tim Buser Polres Belu berhasil menangkap pelaku di wilayah Lurasik, TTU, Selasa (10/3/2020) dini hari.

Dugaan Korupsi Proyek Senilai Rp 9,6 Miliar di Malaka, Yustinus Nahak Diancam 20 Tahun Bui, Astaga!

KRONOLOGI Suami Pergoki Istri Berhubungan Intim Bareng Anak Tiri, Langsung Lakukan Hal Sadis Ini

Chord dan Lirik Lagu Anji Bersama Bintang Paling Sering Dicari Kunci Gitar Paling Mudah

Loli Pelt Mengaku Sudah Beli Mobil Kalau Dituduh Pungli, Ini yang Dimintanya kepada Bupati TTS

Kapolres Belu, AKBP Cliffry Steiny Lapian yang dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Selasa (10/3/2020) membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut. Polisi masih mendalami penyelidikan untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved