Breaking News:

Pendeta di Surabaya Dituduh Cabuli Jemaat Selama 17 Tahun, Kuasa Hukum Bantah

Pendeta di Surabaya Dituduh Cabuli Jemaat Selama 17 Tahun, Kuasa Hukum Bantah Pendeta di Surabaya Dituduh Cabuli Jemaat Selama 17 Tahun, Kuasa Hukum B

Editor: Alfred Dama
wartakota
ilustrasi 

Pendeta di Surabaya Dituduh Cabuli Jemaat Selama 17 Tahun, Kuasa Hukum Bantah

POS KUPANG.COM -- Seorang Pendeta di Surabaya dituduh melakukan pembuatan cabul pada naggota jemaatnya selama 17 tahun

Namun tuduhan itu dianggap tidak benar oleh sang kuasa hukum

Jefri Simatupang, kuasa hukum Pendeta HL, membantah bahwa kliennya telah mencabuli seorang jemaat selama 17 tahun. Jefri juga membantah telah terjadi pemerkosaan oleh HL.

"Kalau ada berita aksi pencabulan sampai 17 tahun, saya jelas membantah. Itu tidak masuk akal," kata Jefri saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (9/3/2020).

 Jefri mempersilakan penyidik dari Polda Jatim membuktikan di pengadilan terkait dugaan itu.

"Kalau polisi yakin ada pencabulan, ya silakan kita buktikan nanti di pengadilan. Yang pasti tidak benar ada aksi pencabulan sampai 17 tahun," jelasnya.

Jefri mengingatkan bahwa tindak pidana seperti pencabulan, dua alat bukti harus terang dan jelas.

"Alat bukti bukan kesaksian, 100 saksi itu dihitung satu alat bukti. Dalam hukum pidana, alat bukti harus lebih terang dari cahaya," jelasnya.

KBRI di Dili Jelaskan Status Virus Corona di Timor Leste, Suspect Bukan di Oecusse Tapi di Dili

Raja Salman dari ArabSaudi Hendak Dikudeta Lingkaran Istana,Pangeran Berpengaruh Saudi Ditangkap MBS

Yosafat Putra Ahok dan Puput Nastiti Devi Kini Berusia 2 Bulan, Wajahnya Makin Jelas Mirip Siapa?

VIDEO , Emak-emak Nekat Nyeberang Antar Pulau Gunakan Kotak Sterofoam Lintasi Kawanan Lumba-lumba

Sebelumnya diberitakan, HL, Pendeta sebuah gereja di Surabaya dilaporkan atas dugaan mencabuli jemaatnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved