Sabtu, 11 April 2026

Hari Ini, 8 Maret Mengenang Sejarah Hari Perempuan Sedunia

Berbagai tuntutan diungkapkan, di antaranya untuk kesetaraan upah, pengurangan jam kerja, dan pemberian cuti yang masuk akal.

Editor: Rosalina Woso
Net
Hari perempuan 

Hari Ini, 8 Maret Mengenang Sejarah Hari Perempuan Sedunia 

POS-KUPANG.COM---Hari Ini, 8 Maret Mengenang Sejarah Hari Perempuan Sedunia 

Hari Perempuan Sedunia atau Hari Perempuan Internasional diperingati tiap tanggal 8 Maret.

Hari Perempuan Sedunia pertama kali dirayakan tahun 1909 untuk menghormati peristiwa mogok kerja para buruh perempuan di pabrik garmen New York tahun 1908.

Mereka mogok kerja karena kondisi kerja yang mengerikan.

Berbagai tuntutan diungkapkan, di antaranya untuk kesetaraan upah, pengurangan jam kerja, dan pemberian cuti yang masuk akal.

Perempuan merasa masih diperlakukan secara diskriminatif dari para pekerja pria.

Tidak hanya itu, kini makin banyak lagi kasus yang berkembang dan menjadi tuntutan di Hari Perempuan Sedunia.

Mulai dari pelecehan, penganiayaan, kekerasan, dan perbedaan perlakuan.

Satu laporan PBB menemukan bahwa perempuan didiskriminasi hampir di setiap negara di dunia.

Sementara satu dari tiga perempuan pernah menjadi korban kekerasan fisik atau pelecehan seksual.

Berdasarkan keinginan untuk lebih dihargai dan dihormati, maka Hari Perempuan Sedunia masih tetap dirayakan hingga sekarang.

Peringatan Hari Perempuan Sedunia biasaya dirayakan dengan pertunjukan kesenian, diskusi, demonstrasi, pawai, hingga konferensi.

Tujuan awal Hari Perempuan Internasional ini untuk mewujudkan kesetaraan gender secara utuh bagi perempuan.

Menurut World Economic Forum, kesenjangan gender antar pria dan perempuan masih akan berlangsung hingga tahun 2186.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved