Ferdi Leu Saat Rakercab Demokrat: Urus Politik Jangan di Ruang Gelap
Ini penegasan Ferdi Leu saat Rakercab Partai Demokrat di Kabupaten Ngada: urus politik jangan di ruang gelap
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Ini penegasan Ferdi Leu saat Rakercab Partai Demokrat di Kabupaten Ngada: urus politik jangan di ruang gelap
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ngada menggelar Rakercab. Rakercab digelar di Aula Hotel Nusantara Bajawa, Jumat (6/3/2020) hingga Sabtu (7/3/2020).
Rakercab tersebut disatukan dengan fit and proper test bagi bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftarkan diri di DPC Demokrat Kabupaten Ngada.
• Ini Penjelasan Seda Marselinus Soal Sekolah Siaga Kependudukan di Nagekeo
Fit and proper test kali ini dilakukan secara terbuka yang melibatkan, pengurus DPD, DPC, DPAC, pakar serta stakeholder di Ngada.
Semua bakal calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi misi secara terbuka dan semua peserta menyimak dan memberikan penilaian lewat dialog terbuka dan kuisioner yang telah diberikan.
Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT, Ferdi Leu, menyatakan partai Demokrat berbenah dan metode fit and proper tes dilakukan secara terbuka.
• Rujab Wakil Bupati Sumba Barat Telah Selesai Dibangun, Ini Tanggapan Yeremias Moto
Ferdi menegaskan urus tentang partai politik harus terbuka. Bukan hanya diurus oleh elit saja tapi melibatkan publik dalam hal ini stakeholder yang hadir.
"Kita buat ini supaya urus politik jangan bikin diruang gelap, jangan buat hanya tiga elit partai. Kamu masuk ke kamar, sebelah, omong-omong selesai, masa begitu urusannya. Maka kita libatkan pihak-pihak lain," ujar Ferdi.
Ferdi menjelaskan Partai Demokrat mulai mencoba hal yang baik dan harus melibatkan di luar pengurus partai.
"Partai tidak boleh urus sendiri. Kita dengar juga dari pihak-pihak lain," ujar dia.
Sementara itu, ketua DPC Partai Demokrat Ngada, Herman Arnoldus Pinga Pullu, pihaknya mengundang
enam bakal calon yang mendaftarkan diri di DPC Demokrat Ngada.
Mereka diantaranya, Gregorius Upi Dheo (Balon Bupati) Yohanes Tay Ruba (Balon Wabup), Kristoforus Loko (Balon Bupati) Wilfridus Muga (Balon Bupati) Andreas Paru, Balon Bupati (saat fit and proper test di wakili oleh balon wakil bupati yaitu Raimundus Bena) dan Emanuel Dopo (Balon Wabup).
Ia menyampaikan terima kasih kepada Bakal Calon yang sudah datang memenuhi undangan dan mengikuti fit and proper test.
Dengan adanya kegiatan tersebut keputusan untuk mengusung Paslon adalah ditentukan secara partisipatif baik oleh kader Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang, Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) juga stakeholder yang hadir melalui kuosioner.
Pantauan POS-KUPANG.COM,
hadir dari DPD Demokrat NTT, Sekretaris Partai Demokrat NTT, Ferdi Leu, Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPD Demokrat NTT, Frans Kape, Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat NTT, Sulastini Mooy dan Wakil Direktur DPD Partai Demokrat NTT, Vera Josephine Manu.
Hadir juga sebagai pakar yaitu Pius Rengka yang juga Ketua KIP NTT, Ketua DPC Demokrat Ngada, Herry Pullu, Sekretaris DPC Demokrat Ngada, Mateus Lao, anggota DPRD Partai Demokrat, bersama pengurus DPC, para pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Demokrat se Kabupaten Ngada, serta tamu undangan lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ferdi-leu-saat-rakercab-demokrat-urus-politik-jangan-di-ruang-gelap.jpg)