Sekretaris Komisi V DPRD NTT : Pengadaan RS Terapung di NTT Butuh Pertimbangan Matang

selain dana pengadaan, tentu setelah beroperasi akan ada dampak ikutannya, yakni biaya operasional.

POS KUPANG/MAKSI MARHO
Yohanes Rumat, SE 

Sekretaris Komisi V DPRD NTT : Pengadaan RS Terapung di NTT Butuh Pertimbangan Matang

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Pengadaan Rumah Sakit (RS) Terapung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT membutuhkan pertimbangan dan kajian yang matang.

Pemprov NTT juga merencanakan pengadaan RS Terapung untuk pelayanan masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi V DPRD NTT, Yohanes Rumat, Sabtu (7/3/2020).

Menurut Yohanes, terkait rencana pengadaan kapal RS Terapung oleh Pemprov NTT , maka dirinya mengharapkan ada kajian dan pertimbangan yang matang.

"Secara pribadi saya rasa butuh pertimbangan yang matang dari pemerintah, sebab sangat sulit dan tidak mudah. Dari sisi anggaran pengadaan itu sangat fantastis, yakni Rp 600 miliar ," kata Yohanes.

Dijelaskan, selain dana pengadaan, tentu setelah beroperasi akan ada dampak ikutannya, yakni biaya operasional.

"Tentu ikutan nya nanti pada saat beroperasi membutuhkan banyak hal seperti izin rumah sakit terapung oleh siapa dan tempatnya dimana, ABK dan kapten kapal siapa yang bertanggung jawab," katanya.

Hal lain, lanjutnya seperti pengadaan peralatan sarana dan prasarana yang memadai bahkan sesuai standard rumah sakit type apa, para medis dan para dokter umum dan keahlian digaji oleh siapa, daerah sasaran pelayanan dan kondisi dermaga apakah bisa atau tidak bisa.

"Karena itu, tentu banyak hal yang harus pemerintah pertimbangkan, jangan sampai kapal itu selesai pengadaan pada saat operasional tidak berfungsi secara maksimal," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved