Di TTS, Gara-Gara Handphone Rumah Janda Alami Kebakaran

Gara-gara handphone, rumah semi permanen seorang janda, Yublina Benu, warga Desa Boti, Kecamatan Kie, Kabupaten TTS terbakar

Di TTS, Gara-Gara Handphone Rumah Janda Alami Kebakaran
POS KUPANG/ISTIMEWA
Nampak rumah milik Yublina Benu, warga Desa Boti, Kecamatan Kie, Kabupaten TTS yang terbakar pada Sabtu (7/3/2020) siang.

Di TTS, Gara-Gara Handphone Rumah Janda Alami Kebakaran

POS-KUPANG.COM |SOE -- Gara-gara handphone, rumah semi permanen seorang janda, Yublina Benu, warga Desa Boti, Kecamatan Kie, Kabupaten TTS terbakar, Sabtu (7/3/2020) siang.

Handphone milik Fredik Benu, ponakan korban yang dicas di rumah korban diduga kuat menjadi penyebab terbakarnya rumah korban.

Pada Sabtu pagi, Fredik diketehui mendatangi rumah korban untuk mencas handphone miliknya. Karena harus bersekolah, Fredik meninggalkan handphonenya di rumah korban dalam keadaan tercas di controller.

Pasalnya, rumah korban belum memiliki jaringan listrik PLN. Rumah korban menggunakan panel tenaga Surya sebagai sumber energi listrik.

"Pagi tadi ponakan korban singga cas hp di rumah korban lalu dia pergi ke sekolah. Kebetulan di rumah korban, korban Tinggal sendirian. Suaminya sudah meninggal dan anak-anak juga sudah pergi merantau," ungkap Yustus Seran, tetangga korban kepada pos kupang.com, Sabtu malam melalui sambungan telepon.

Saat kejadian kebakaran lanjut Yustus, rumah korban dalam keadaan kosong. Korban diketahui sedang berada di kebun.

Sumber api menurut Yustus diduga dari Handphone milik Fredik yang terbakar saat dicas. Api lalu menyambar sebuah jenset yang berada di dalam rumah sehingga menimbulkan ledakan.

"Handphone yang di as itu terbakar lalu sambar jenset. Sebelum api membesar, kami dengar suara ledakan yang cukup kuat diduga dari jenset yang berada di dalam rumah korban," ujar Yustus.

Kebakaran menyebabkan ruang tamu dan kamar tidur korban hangus dilalap si jago merah. Beruntung tetangga korban yang mendengar suara ledakan langsung berhamburan keluar dan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

"Begitu dengar suara ledakan kami keluar dan lihat rumah korban sudah terbakar. Kami langsung berteriak panggil warga untuk sama-sama memadamkan api dengan alat sederhana," tuturnya.

Dua tempat tidur, handphone dan janset hangus akibat kebakaran tersebut. Kamar tidur korban dan ruang tamu juga dilalap si jago merah.

Tak Kapok Ditolak, Siswa Ini Nekat Buktikan Cintanya ke Bu Guru Fisika sampai Pelaminan

7 Fakta Wanita Bertato Burung Hantu Tewas di Selokan Kota Bandung

Alih-alih Cegah Virus Corona, Terlalu Banyak Menggunakan Hand Sanitizer Justru Picu Masalah Baru!

SEDANG BERLANGSUNG Link Mola TV! Live Streaming Liverpool vs Bournemouth Liga Inggris, Tak Live TVRI

Untuk sementara, korban terpaksa harus mengungsi ke rumah keluargannya untuk sambil menunggu rumah setengah temboknya tersebut diperbaiki.(Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved