Paus Fransiskus Sakit Saat Italia Dilanda Wabah Virus Corona, Seka Hidung dan Batuk

Paus Fransiskus Sakit Saat Italia Dilanda Wabah Virus Corona, Seka Hidung dan Batuk Paus Fransiskus Sakit Saat Italia Dilanda Wabah Virus Corona, Seka

Editor: Alfred Dama
ABC News
Paus Fransiskud saat menyeka hidung 

Paus Fransiskus Sakit Saat Italia Dilanda Wabah Virus Corona, Seka Hidung dan Batuk

POS KUPANG.COM -- Negara Italia merupakan salah satu negara dengan tingkat pendetita serangan virus corona tertinggi di luar Tiongkok

Bahkan beberapa kota di negeri Pizza tersebut sudah ditutup untuk mengurangi penyebaran virus tersebut

Saat yang bersamaan, Paus Fransiskus juga mengalami sakit yang ditandai dengan batu dan bersin. Bahkan pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia tersebut sempat menyeka hidup saat memberikan dukunghan kepada para penderita serangan virus corona

Paus Fransiskus dikabarkan sedang tidak enak badan dan membatalkan sebuah acara di basilika Roma, di tengah wabah virus corona yang sedang melanda Italia.

Dilansir dari Reuters Kamis (27/2/2020) pihak Vatikan mengatakan, meski beliau sedang tidak enak badan tapi masih menjalankan sisa jadwal kegiatan di kediamannya.

Paus Fransiskus menghadiri Rabu Abu di Basilika Saint Sabina, Roma, Rabu (26/2/2020).
Paus Fransiskus menghadiri Rabu Abu di Basilika Saint Sabina, Roma, Rabu (26/2/2020). ((FABIO FRUSTACI))

"Karena sedang sakit ringan, beliau memilih tinggal di Santa Maria," ucap pihak Vatikan, dikutip dari Reuters. Santa Maria merupakan wisma tamu tempat Paus berusia 83 tahun itu tinggal.

"Semoga kegiatan-kegiatan segera berjalan secara teratur lagi," lanjut juru bicara bernama Matteo Bruni tersebut.

Laporan dari Daily Mail menyebutkan, Paus Fransiskus mengalami bersin dan batuk-batuk setelah menemui umat di Lapangan Santo Petrus.

Di acara itu, imam yang berasal dari Serikat Yesuit ini bersalaman dan mencium kepala beberapa umatnya. Dalam kesempatan tersebut, Paus dengan nama asli Jorge Mario Bergoglio itu memberikan dukungannya kepada penderita virus corona.

"Saya berharap, sekali lagi, untuk mengungkapkan dukungan saya bagi penderita virus corona pekerja medis yang merawat mereka," jelasnya dikutip Vatican News via New York Post.

Dari gambar yang diunggah Reuters, terlihat Paus Fransiskus mendatangi umatnya tanpa alat perlindungan apa pun, bahkan masker pun tidak. Kemudian pada Rabu (26/2/2020), Paus Fransiskus tampak menggigil dan berbicara dengan suara agak serak. Ia juga dikabarkan batuk-batuk pada suatu sore dalam misa Rabu Abu di sebuah gereja di Roma.

Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020).
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mendapat pijatan oleh petugas medis saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). (KOMPAS.com/AFP/STR/CHINA OUT)

Kamis kemarin Paus Fransiskus dijadwalkan ke Basilika Santo Yohanes Lateran, untuk melakukan misa Prapaskah dengan para imam.

Agenda itu dibatalkan karena kesehatan Paus yang belum membaik. Baca juga: Saat Negara-negara Berjibaku Perangi Virus Corona... Paus Fransiskus kehilangan satu paru-parunya saat berusia 20 tahun di Buenos Aires, Argentina, akibat menderita TBC. Hal tersebut diungkap oleh penulis biografi Paus Fransiskus, Austen Ivereigh.

Paus ke-266 ini juga menderita beberapa sakit seperti di kaki dan linu pinggul, yang membuatnya harus menjalani terapi fisik secara teratur.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved