Moms, Ternyata Rokok Bisa Menyebabkan Anak Stunting, Telusuri Versi Penelitiannya

Sudah menjadi ‘rahasia umum’ jika rokok punya segudang keburukan yang berdampak sangat berbahaya bagi kesehatan

Moms, Ternyata Rokok Bisa Menyebabkan Anak Stunting, Telusuri Versi Penelitiannya
KOMPAS.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi rokok 

Moms, Ternyata Rokok Bisa Menyebabkan Anak Stunting, Telusuri Versi Penelitiannya

POS-KUPANG.COM--Moms, Ternyata Rokok Bisa Menyebabkan Anak Stunting, Telusuri Versi Penelitiannya  

Sudah menjadi ‘rahasia umum’ jika rokok punya segudang keburukan yang berdampak sangat berbahaya bagi kesehatan. Berbagai penyakit serius seperti jantung, hipertensi, hingga kanker dapat menyerang.

Namun, ternyata efek negatif rokok lebih dari itu. Menurut penelitian yang dilakukan Pusat Kajian Jaminan Sosial (PKJS) Universitas Indonesia ditemukan bahwa, anak dengan orangtua perokok ternyata dapat mengalami stunting alias kondisi gagal tumbuh dan kurangnya kecerdasan pada anak.

Kondisi ini tak hanya terjadi akibat asap rokok semata, menurut Ketua Satuan Tugas Remaja Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH, orangtua perokok cenderung memilih membeli rokok dan mengurangi ‘jatah’ biaya belanja makanan bergizi, kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lagi.

“Ada dua dampak yang dirasakan anak dengan orangtua perokok, pertama, asap rokok dapat mengganggu penyerapan gizi anak dan akhirnya mengganggu tumbuh kembang, dan kedua, orangtua mengurangi jatah belanja makanan bergizi demi membeli rokok,” ujar Bernie Endyarni Medise.

Kepala Departemen Ilmu Ekonomi FEB UI sekaligus penanggung jawab penelitian tim riset PKJS menjelaskan tentang temuan ini.

“Kami mengamati berat badan dan tinggi anak-anak kurang dari atau berumur 5 tahun pada 2007 dan kemudian melacak mereka pada 2014. Secara mengejutkan, ditemukan anak-anak yang tinggal di rumah tangga dengan orang tua perokok kronis serta dengan perokok transien cenderung memiliki pertumbuhan lebih lambat dalam berat dan tinggi dibandingkan mereka yang tinggal di rumah tangga tanpa orang tua perokok,” ujarnya.

Lewat penelitian ini, tambah Teguh, ditemukan juga bahwa anak-anak yang tinggal dengan orang tua bukan perokok tumbuh 1,5kg lebih berat dan 0.34 cm lebih tinggi dari mereka yang tinggal dengan orang tua perokok kronis.

Harap Keberuntungan Datang Lagi ? Singkirkan 5 Barang Ini dari Kamar Tidur Guys !

Ayo, Jangan Ulangi Lagi ! 5 Kesalahan yang Sering Kita Lakukan Saat Pakai Deodorant

Jangan Ditiru, 4 Kebiasaan Buruk Yang Biasa Dilakukan Sehabis Keramas

Inilah Urutan Golongan Darah yang Paling Budak Cinta, Kamu Urutan Berapa?

Memperhitungkan faktor genetik dan lingkungan dari anak, penelitian ini menegaskan adanya bukti kuat dan konsisten secara statistik bahwa anak dengan orangtua perokok kronis memiliki probabilitas mengalami stunting 5,5 persen lebih tinggi dibandingkan anak dengan orangtua bukan perokok.

Halaman
12
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved