Bank NTT Bentuk Lapak Malata

Desa Digital ini merupakan kerja sama Bank NTT cabang Waikabubak dengan Dinas Komunikasi dan Informasi dan Dinas Pemerintah Desa Kabupaten Sumba Barat

Bank NTT Bentuk Lapak Malata
POS KUPANG/ISTIMEWA
Anak-anak di Desa Malata tengah memanfaatkan Pojok Belajar di desa tersebut, Kamis (27/2/2020).

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat rencananya akan meluncurkan Desa Digital di Desa Malata, Kecamatan Tanarighu Kabupaten Sumba Barat.

Upaya pengembangan Desa Digital ini merupakan kerja sama Bank NTT cabang Waikabubak dengan Dinas Komunikasi dan Informasi dan Dinas Pemerintah Desa Kabupaten Sumba Barat untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pengembangan UMKM.

Pimpinan Bank NTT cabang Waikabubak, Yuan Taneo, ketika menghubungi Pos Kupang, Kamis (27/2), mengatakan, dalam kerja sama ini ada penyediaan akses internet gratis, pojok belajar dan literasi bagi generasi muda, penyediaan sarana dan prasarana yang disumbangkan oleh Bank NTT berupa laptop untuk anak sekolah agar bisa mengakses internet secara gratis yang semuanya dipusatkan di Kantor Desa.

"Selain itu juga kita membentuk Lapak Malata, dengan lapak ini maka seluruh produk yang dihasilkan oleh warga Desa Malata dapat mempromosikan dan mejualnya melalui lapak," tuturnya.

Tidak Hanya Ibu Hamil yang Ngidam Buah Mangga Muda, Sarat dengan Manfaat Kesehatan

Selanjutnya, kata Yuan, sistem pembayaran dan transaksi disediakan oleh Bank NTT melalui mobile banking Bank NTT, EDC Bank NTT maupun transaksi tunai lainnya yang mana produk-produk itu dijual dan dipromosikan oleh Bank NTT melalu website Bank NTT atau media sosial yang dikelola oleh Bank NTT.

Bagi generasi muda, lanjutnya, disiapkan sistem pembelajaran atau pekerjaan rumah dapat diakses melalui google dan youtube dengan wifi gratis. Ia mengatakan adanya dana BUMDes yang disalurkan oleh pemerintah kepada masyarakat desa harus dijadikan momentum pengembangan ekonomi desa dalam rangka mengatasi dan mempermudah UMKM terhadap akses modal, informasi, pasar, teknologi dan penguatan kapasitas SDM.

"Oleh karena itu Bank NTT memastikan untuk hadir bersama-sama membangun ekonomi dari desa yaitu Ayo Semangat Bersama Kita Bisa," katanya.

Ia menjelaskan Bank NTT Cabang Waikabubak juga mengembangkan agen digital Dia Bisa, dimana masyarakat desa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berjualan pulsa, baik pulsa listrik, telepon, jasa transfer dan lainnya sama seperti bank.

"Akan diberi komisi dan provisi dari Bank NTT. Jadi masyarakat dididik oleh mengenal dan mengaplikasikan sistem digital yang ada di desa agar menghasilkan proses bisnis yang efektif dan efesien," jelas Yuan.

Kata Yuan, selain itu satu bulan sebelum pelaksanaan launching ini, sejak 17 Februari 2020 disponsori oleh Bank NTT diadakan lomba tarian antar dusun, fashion show pakaian adat se-Desa Malata, lomba makanan lokal dan bola volly antar dusun.

"Ini untuk membangkitkan semangat dan kebanggaan terhadap budaya dan potensi yang dimiliki oleh Desa Malata," tuturnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved