Serangan Ulat Grayak
Terserang Hama Jagung Warga Watunggere Ende Terancam Gagal Panen
Terhadap kondisi yang ada, Kornelis mengatakan bahwa apabila tidak segera dilakukan upaya pencegahan maka besar kemungkinan tanaman jagun
Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius
POS-KUPANG.COM,ENDE--- Kaur Desa Watunggere, Kecamatan Detukeli, Kornelius Keliganggo mengatakan bahwa serangan hama ulat juga menyerang tanaman jagung milik warga di Desa Watunggere.
Terhadap kondisi yang ada, Kornelis mengatakan bahwa apabila tidak segera dilakukan upaya pencegahan maka besar kemungkinan tanaman jagung milik warga tencaam gagal panen.
Hal ini dikatakan, Kornelis Keliganggo, Rabu (26/2) menanggapi serangan hama terhadap tanaman jagung milk warga.
Kornelis mengatakan bahwa serangan hama terjadi di malam hari karena kondisi dingin dan tidak terjadi di siang hari karena cuaca panas.
“Ini harus dilakukan pengendalian secepatnya karena bila tidak maka dapat dipastikan akan mengalami gagal panen,”kata Kornelis.
Kepala Desa Nida, Kecamatan Detukeli,Kabupaten Ende, Berno Nober mengatakan bahwa dalam satu pecan terakhir tanaman jagung milik warga terserang hama ulat grayak.
Berno mengatakan bahwa tanaman jagung mulai terserang hama ulat ketika jagung telah memasuki usia satu hingga dua bulan.
“Kalau panas hama ulatnya menghilang namun kalau hujan maka hama akan dating. Dalam satu pecan terakhir di desa kami sering terjadi hujan dalam intensitas tinggi sehingga memungkinkan hama ulat menyerang tanaman warga,”kata Berno.
Berno mengatakan serangan hama ulat telah meluas menyerang hamper semua tanamam jagung milik warga di Desa Nida.
• ternyata Persib Bandung Rekrut 7 Pemain Baru, Satu Pemain Tak Diberi Kode, Simak Liga 1 2020
Menurut Berno, karena terserang hama ulat maka besar kemungkinan tanaman jagung milik warga terancam gagal panen.
Sementara, kaur Desa Watunggere, Kecamatan Detukeli, Kornelius Keliganggo mengatakan bahwa serangan hama ulat juga menyerang tanaman jagung milik warha di Desa Watunggere.
Terhadap kondisi yang ada, Kornelis mengatakan bahwa apabila tidak segera dilakukan upaya pencegahan maka besar kemungkinan tanaman jagung milik warga tencaam gagal panen.
• Lihat Aksi Gadis Mesum, Video Tersebar di Medsos Ulah Calon Suami, Begini Kronologinya Info
Kornelis mengatakan bahwa serangan hama terjadi di malam hari karena kondisi dingin dan tidak terjadi di siang hari karena cuaca panas.
“Ini harus dilakukan pengendalian secepatnya karena bila tidak maka dapat dipastikan akan mengalami gagal panen,”kata Kornelis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/serangan-hama-jagung-di-detukeli.jpg)