Pemda Sumba Timur Beri Bantuan Alsintan Kepada 195 Koptan

Sehingga diharapkan melalui bantuan peralatan alsintan ini, diharapkan para petani bisa berproduksi lebih optimal lagi.

Pemda Sumba Timur Beri Bantuan Alsintan Kepada 195 Koptan
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Bupati Sumba Timur sedang menyerahkan secara simbolis bantuan alsintan kepada salah satu Koptan. 

Pemda Sumba Timur Beri Bantuan Alsintan Kepada 195 Koptan

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU--Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumba Timur memberikan bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan kepada 195 orang kelompok tani (Koptan).

Bantuan itu diserahkan secara Simbolis oleh Bupati Sumba Timur Drs.Gidion Mbilijora, M.Si, Sekda Sumba Timur Domu Warandoy, SH.,M.Si dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur. Penyerahan simbolis alsintan itu berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumba Timur, Rabu (26/2/2020).

Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, usai menyerahkan bantuan tersebut kepada POS-KUPANG. COM, mengatakan, bantuan alsintan kepada Koptan itu pada tahun anggaran 2019 lalu. Namun karena masih proses kelengkapan administrasi seperti pengecekan atau survei kelompok sehingga baru diserakan pada tahun 2020 ini.

Bupati Gidion menjelaskan bantuan alsintan pada tahun anggaran 2019 yang baru diserahkan itu yakni hand traktor 145 unit, power thresher (mesin perontok padi) 30 unit, mesin penggiling jagung multiguna 15 unit dan
Cultivator (alat pembuat bedeng) sebanyak 5 unit dengan total kelompok tani penerima sebanyak 195 unit yang tersebar di 22 Kecamatan.

Menurut Gidion, meskipun baru diberikan namun waktunya pas sebab banyak petani yang mengalami keterlambatan pengolahan lahan sebab faktor keterlambatan hujan dan mengalami keterlambatan pengolahan lahan karena ketidaadaan peralatan alsintan ini.

Sehingga diharapkan melalui bantuan peralatan alsintan ini, diharapkan para petani bisa berproduksi lebih optimal lagi. Diharapkan juga kepada Koptan yang memperoleh bantuan alsintan ini bisa dimanfaatkan dengan sebagainya demi kepentingan kelompok itu sendiri.

"Manfaatkan alsintan ini dengan sebaik-baiknya, bisa juga disewakan kepada petani lain yang bukan anggota kelompok sehingga bisa kasnya bisa masuk di kas kelompok untuk kebutuhan bahan bakar dan lain sebagainya,"pungkas Gidion.

Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur Oktavianus Mbaku Muku, AP.,M.Si menegaskan, pemberian alsintan adalah perwujudan dari visi misi bupati dan wakil bupati terpilih yaitu meningkatkan ekonomi rumah tangga miskin yg adalah mayoritas petani. Pemerintah sangat mengerti tentang kondisi kelompok tani dengan segala permasalahannya.

Ini yang Sampaikan Gubernur NTT Saat Muspas IV KAK

Jadwal Acara TV Besok Kamis 27 Februari 2020 Saksikan Film The Boy di Bioskop TRANSTV Premiere

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming MNCTV PSM vs Shan United FC di Piala AFC, Skor Sementara 1-0

Selain itu, kemitraan ini pihaknya menjaga komunikasi yang baik antar dinas pertanian, PPL, Gapoktan dan pikiran. Lewat alsintan ini juga untuk perluasan areal tanam bertambah dan terjadi penumpukan modal dalam kelompok tani.

Oktavianus juga menegaskan, pemberian bantuan alsintan ini juga untuk dapat pupuk kekompakan dan kerjasama dalam kelompok dan mekanisme penggunaan alat dalam kelompok.

Alsintan milik kelompok tani bukan miliknya ketua atau sekretaris kelompok dan bilamana dalam penggunaannya tidak sesuai aturan maka dinas akan memberikan teguran bahkan bisa menarik atau merelokasi alsintan tersebut ke kelompok tani yang lain. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved