Waspada, Terntara Grup Whatsapp Ternyata Bisa Diindeks Google
Pengguna aplikasi percakapan Whatsapp perlu berhati-hati dalam membagikan cerita atau informasi.
POS-KUPANG.COM - Pengguna aplikasi percakapan Whatsapp perlu berhati-hati dalam membagikan cerita atau informasi. Sebab diketahui, grup percakapan di aplikasi milik Facebook itu ternyata bisa diindeks oleh mesin pencari Google.
Hal itu disampaikan oleh seorang jurnalis dari DW, Jordan Wildon. "Group Whatsapp Anda mungkin tak seaman yang Anda kira," tulisnya dalam akun Twitternya.
Ia mengatakan, dengan cara mengetikkan kata kunci tertentu seseorang bisa mendapatkan berbagai tautan link grup Whatsapp termasuk grup pribadi. Sehingga, siapapun kemudian bisa bergabung ke dalam grup tersebut.
• Pilkada 2020 - Pengecekan Syarat Dukungan dan Sebaran Berlangsung Hingga 26 Februari 2020
Hal ini menurutnya mungkin terjadi akibat fitur "invite to group via link" yang sejatinya dimaksudkan agar seseorang bisa berbagi akses tentang grupnya dengan orang lain, telah diindeks oleh mesin pencari Google.
Jane Machum Wong, seorang teknisi App reverse menambahlan dalam akun Twitternya secara terpisah, bahwa Google memiliki sekitar 470.000 hasil untuk pencarian sederhana dengan kata kunci "site:chat. whatsapp.com" yang merupakan URL yang membentuk undangan ke Grup Whatsapp.
• Ada Rembesan Minyak di Air Laut Lembata, Ini Tanggapan Project Managing PT USSSINDO Marine
Sementara situs teknologi Vice, Motherboard mencoba menggunakan sejumlah kata kunci di pencarian Google untuk menemukan undangan ke grup Whatsapp.
Motherboard menemukan banyak tautan yang bahkan mengarah ke beberapa grup untuk berbagi film dewasa.
Saat Motherboard mencoba memasuki sebuah grup, bahkan bisa melihat seluruh daftar anggota grup lengkap beserta nomor telepon mereka.
Jangan bagikan sembarang link grup Whatsapp
Baik Wildon maupun Jane Wong sepakat, kemungkinan pengindeks-an tautan ke grup pribadi terjadi lantaran link pernah dibagikan secara online terlebih dahulu sebelum diindeks oleh Google.
Wildon menjelaskan, jika kemudian seseorang melakukan 'dorking' yakni dengan melakukan perubahan kecil pada URL, maka memungkinkan bagi seseorang untuk mengakses grup-grup yang tidak terdaftar.
Facebook, sebagai pemilik Whatsapp rupanya sudah mengetahui hal ini sejak November 2019. Saat itu, mereka mengirim balasan kepada pengguna media sosial tentang hal ini.
Saat itu jawaban dari Facebook adalah, meskipun mereka terkejut tautan bisa diindeks Google akan tetapi perusahaan tak bisa sepenuhnya mengendalikan apa saja yang diindeks oleh Google.
Sementara itu, Danny Sullivan, yang merupakan orang Google mengatakan dalam akun Twitternya bahwa apa yang terjadi sebenarnya seperti ketika Google mengindeks halaman web terbuka.
"Mesin pencari seperti Google & yang lainnya mendapatkan daftar halaman dari web terbuka. Itulah yang terjadi di sini. Ini tidak berbeda dari kasus di mana sebuah situs mengizinkan URL untuk terdaftar sebagai akses publik. Kami menawarkan tools yang memungkinkan situs untuk memblokir konten yang tercantum dalam hasil pencarian kami." tulisnya.
Juru bicara WhatsApp mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa admin grup di grup WhatsApp dapat mengundang pengguna WhatsApp untuk bergabung dengan grup dengan membagikan tautan yang telah mereka buat.
Seperti semua konten yang dibagikan dalam saluran publik, link undangan yang diposting di internet dapat ditemukan oleh pengguna WhatsApp lainnya.
"Tautan yang ingin dibagikan secara pribadi dengan orang yang mereka kenal dan percayai seharusnya tidak boleh diposting di situs web yang dapat diakses oleh publik," bunyi pernyataan itu.
Google telah mengambil langkah atas temuan ini, Jane mengatakan kembali dalam utas yang ia buat bahwa ia telah menemukan bahwa dengan kata kunci "site:chat.whatsapp.com," kini tak lagi bisa diketemukan hasilnya.
Ia mengatakan kemungkinan Google telah menambahkan 'tag meta' sebagai no index untuk tautan undangan obrolan.
Sayangnya, ia kembali menemukan bahwa dengan kata kunci tersebut masih bisa diketemukan apabila melakukan pencarian menggunakan search engine lain seperti Yandex, Bing dan DuckDuckGo. (Kompas.com/Nur Rohmi Aida)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hati-hati, Grup Whatsapp Ternyata Bisa Diindeks Google", https://www.kompas.com/tren/read/2020/02/24/0 80000665/hati-hati-grup-whatsapp-ternyata-bisa- diindeks-google?page=all#page3.