REI Expo 2020 Sasar Kaum Millenial Miliki Rumah
Dekorasi dan suasana REI Expo 2020 ini begitu berbeda dengan expo-expo sebelumnya
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dekorasi dan suasana REI Expo 2020 ini begitu berbeda dengan expo-expo sebelumnya. Tak banyak spanduk dan banmer yang melingkari area pameran, namun areanya didesain lebih terbuka agar mudah diakses oleh semua pengunjung atrium Lippo Plaza.
Panggung utamanya dikemas dengan se-milenial mungkin sesuai dengan tema Pameran kali ini Bank NTT REI Milleniak Urban Expo 2020. Tempat duduk yang ditata di panggung utama yaitu tempat duduk santai untuk di pantai ini berwarna biru dan orange sesuai dengan warna dari REI NTT.
• Fransiskus Minta Polres Mabar Obyektif Dalam Penyidikan Tanah di Rangko, Ini Jawaban Kapolres
Acara pembukaan pun tak dimulai dengan acara seremonial namun langsung dengan dialog bersama antara Pemerintah Kota, Bank NTT dan DPD REI NTT.
Hadir pada diskusi ini Sekretaris Daerah kota Kupang, Elly Wairata, mewakili Walikota Kupang, Kepala Divisi Kredit Mikro Bank NTT, Sonny Pellokila dan Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby.
• Begini Upaya Pemkot Kupang untuk Kaum Millenial di Kota Kupang
Dipandu oleh MC Marinuz Kevin dan Jenny Bessin diskusi berjalan dengan santao dan berisi. Bobby mengatakan pertama kali REI Expo digelar dengan konsep yang berbeda dengan hal sebelumnya, tidak hanya acara formal.
"Karena kita seperti nama tema sangat milenial. Dimana yang namanya anak muda tidak mau terikat dan rileks itulah yang diikuti gaya anak muda," tuturnya.
Kata Bobby Expo ini sebagai dukungan pada millenial karena demografi di Indonesi 56 sampai 58 persen adalah tenaga produktif dengan usia 20 hingga 45 tahun. Ini target yang sangat besar, sampai Presiden pun menargetkan perumahan dan program usaha untuk millenial.
"Jadi kita mau edukasikan millenial agar jangan spanding sembarangan, maunya nongkrong an lainnya tapi tidak pernah memikirkan masa depan. Jangan sampai seperti generasi sebelumnya yang sudah mau pensiun belum ada rumah. Kami buat tagline Ingat Rumah Ingat REI, belis nona pakai rumah, dengan tagline ini untuk mengubah mainset orang agar memiliki rumah," tuturnya.
REI NTT berkolaborasi dengan Pemkot dan Perbankan untuk menyediakan rumah tidak hanya bagi kaum milenial yang tidak punya pendapatan tetap tetapi juga tidak pendapatan tetap seperti penjual bakso, kopling, dan lainnya. Namun paling penting harus mempunyai kemampuan untuk menyicil.
"Ini yang perlu diajarkan agar bisa lebih produktif. Sehingga semua orang bisa ambil rumah, jadi ditargetkan kepada kaum milenial, non formal milenial. Mari rame rame datang dan proses. Kami melihat pembiayaan dari bank NTT, komitmen yang begitu besar dari Pemerintah Kota," katanya.
Ia menyebutkan angka backlog perumahan di kota Kupang 3865 dan NTT 90.800-an rumah. Dengan inilah menjadi ajang sebagai salah satu menjawab kebutuhan perumahan," tuturnya.
Ia mengatakan program Pemkot dan kolaborasi Bank NTT sangat luar biasa. Karena menerapkan program satu-satunya di Indonesia khususn untuk pemuka agama yang ada di kota Kupang. Dimana Pemkot mendukung 100 persen. Dimana para pemuka agama tanpa membayar apapun saat masuk rumah, tanpa DP, biaya admun bank, notaris, BPHTB dan lainnya. Semua biaya ditanggung Pemerintah Kota.
Pada expo kali ini ditargetkan penjualan 300 unit rumah subsidi dan komersial atau Rp 50 milyar. Ini pencapaian yang sangat besar karena sebelumnya hanya 250 unit rumah.
Target ini, katanya, sangat besar dan berkesempatan untuk memenuhi kuota limited. Jadi wajib semaksimalkan mungkin dalam semester pertama bisa memenuhi kuota tersebut, karena diperkirakan kuota akan habis di bulan Mei dan Juni.
"Kemarin sudah disetujui dari menteri keuangan ada tambahan Rp 2 triliun tapi dengan skema yang berubah, agar bisa mencapai 334 ribu unit rumah dengan subsidi terpendek yang masih dikoordinasikan antara Kemenkeu dengan Kemen PUPR. Kita berharap bisa lebih cepat," ujarnya.
Ia mengajak masyarakat NTT untuk cepat mendapatkan rumah. Jangan menunggu karena masing-masing developer mempunyai penawaran yang berbeda-beda. Apalagi dalam Pemerintah kota Kupang dalam waktu dekat akan menghapus BPHTB. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rei-expo-2020-sasar-kaum-millenial-miliki-rumah.jpg)