Tes CPNS Kejaksaan RI Provinsi NTT Tahun 2020, 143 Peserta Lolos Passing Grade Hingga Sesi 16

Sebanyak 143 peserta dinyatakan lolos passing grade hingga hari keempat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Tes CPNS Kejaksaan RI Provinsi NTT Tahun 2020, 143 Peserta Lolos Passing Grade Hingga Sesi 16
POS KUPANG/RYAN NONG
Suasana pembukaan tes SKD CAT CPNS Kejaksaan RI di wilayah Kejati NTT oleh Kajati Pathor Rahman di Hotel On The Rock Kupang pada Senin (17/2/2020). 

 
Tes CPNS Kejaksaan RI Provinsi NTT Tahun 2020, 143 Peserta Lolos Passing Grade Hingga Sesi 16

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sebanyak 143 peserta dinyatakan lolos passing grade hingga hari keempat pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkungan Kejaksaan  Republik Indonesia di Wilayah Kejati NTT. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Panitia seleksi CPNS Kejaksaan RI Tingkat Kejaksaan Tinggi NTT Viva Hari Rustaman SH kepada POS-KUPANG.COM  di lokasi CAT SKD CPNS Kejaksaan RI di Hotel On The Rock Kupang pada Kamis (20/2/2020) perang. 

"Hingga sesi ke-16 pada hari ini (Kamis), sebanyak 143 peserta sudah lolos passing grade," katanya. 

Tahapan SKD CAT, jelasnya dimulai pada Senin (17/2/2020) dan masih akan berlangsung hingga Jumat (21/2/2020) sore. Untuk Jumat, masih akan berlangsung empat sesion tes untuk para peserta. 

Asbin Kejati NTT itu mengatakan hasil tes CAT dapat langsung diketahui karena dilaksanakan dalam sistem online. Selama para peserta mengerjakan soal, maka hasilnya akan terekam dan tersampaikan melalui layar monitor yang dipasang di luar ruangan tes secara real time. 

Terkait pelaksanaanya, dijelaskan Rustaman, test dibagi dalam empat session setiap harinya. Tiap session dialokasikan waktu selama 120 menit. Sementara itu, ditetapkan standar passing grade secara Nasional yakni TWK minimal 65 poin, TIU minimal 80 poin dan TKP minimal 126 poin atau total 271 poin. 

Untuk peserta yang lolos passing grade pada tahap ini akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Khusus untuk posisi calon Jaksa, akan dilakukan tahapan rekomendasi bidang di sentra Kejaksaan RI. 

Ia mengatakan, hasil tes dari BKN kemudian akan dilaporkan ke Kejaksaan RI. Apabila dinyatakan lulus, untuk calon Jaksa ada tahapan kompetensi bidang sebelum melakukan tes kesehatan dan wawancara . Sementara untuk posisi calon pengawal tahanan dan sopir, hanya melakukan tahapan tes kesehatan dan wawancara. 

Untuk hasil resmi tes tersebut, terangnya, akan disampaikan melalui website resmi BKN dan Kejaksaan RI. Proses rekrutmen CPNS tahun ini diselenggarakan dengan sistem mandiri dimana tidak digabungkan dengan instansi lain. Namun demikian, pengadaan segala fasilitas tes diserahkan kepada pihak ketiga yakni PT. Sucofindo Jakarta. 

Dibanding tahun 2019 lalu, jumlah pelamar Calon Pegawai  Negeri Sipil (CPNS) lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia untuk tahun 2020 dari wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur bahkan meningkat lebih dari dua kali lipat. Jumlah pelamar CPNS untuk Kejaksaan RI mencapai 817 orang. Hal ini jauh meningkat dibanding tahun 2019 yang hanya berjumlah 300 orang. 

Jane Shalimar Resmi Lepas Status Janda, Ini Sosok Suami Artis Dulu Berseteru Dengan Vanessa Angel

BERLANGSUNG! Grandfinal Miss Indonesia 2020 Link Live Streaming RCTI, Miss NTT Bikin Gemuruh

SEDANG BERLANGSUNG! Malam Grandfinal Miss Indonesia 2020 Link Live Streaming RCTI!

Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim, Marko Simic Top Skor, Disusul David da Silva dan Makan Konate

Jumlah pelamar tersebut melamar untuk posisi Jaksa, Auditor, Pranata komputer, dokter, perawat terampil, pengawal tahanan serta sopir tahanan. 

"Animo (pelamar CPNS) tahun ini lebih meningkat dari tahun kemarin, peningkatan jumah calon bahkan lebih dari dua kali lipat," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong ) 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved