Bacok Tukang Ojek di Kupang Hingga Bersimbah Darah, Ini Ancaman Hukuman Terhadap Pelaku

Nasib nahas dialami Dominggus Djawwu (22), yang mengalami luka bacok dan robek di bagian tubuhnya karena dianiaya.

Bacok Tukang Ojek di Kupang Hingga Bersimbah Darah, Ini Ancaman Hukuman Terhadap Pelaku
KOMPAS.com/Thinkstock
Ilustrasi pembacokan 

Bacok Tukang Ojek di Kupang Hingga Bersimbah Darah, Ini Ancaman Hukuman Terhadap Pelaku

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Nasib nahas dialami Dominggus Djawwu (22), yang mengalami luka bacok dan robek di bagian tubuhnya karena dianiaya.

Warga RT 20 RW 08 Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang yang berprofesi sebagai tukang ojek ini dianiaya seorang pedagang di Pasar Kasih Naikoten menggunakan pisau dan parang pada Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 06.00 Wita.

Pelaku dalam kasus ini bernama Marten Taga (34), menganiaya pelaku lantaran bertengkar setelah korban tidak jadi mengantarkan anaknya ke sekolah.

Pelaku merupakan seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di Pasar Kasih Naikoten Kota Kupang.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 KUHP.

"Ancaman hukumannya kurungan penjara paling lama 2 tahun 8 bulan," kata Kapolsek Oebobo Kompol I Ketut Saba saat dikonfirmasi, Jumat (14/2/2020) malam.

Dikatakannya, korban dianiaya karena bertengkar setelah korban tidak jadi mengantarkan anaknya ke sekolah.
Sebelumnya, korban menerima permintaan pelaku dan mendapatkan upah Rp 5 ribu atas jasanya.

Namun demikian, korban lupa bahwa telah berjanji untuk mengantar penumpang lain paa waktu yang sama.

Sehingga, korban pun meminta maaf dan mengembalikan uang yang diberikan pelaku.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved