Warga Sumba Timur Sebut Urus SIM Sangat Baik dan Tidak Ada Kendala dari Polres Sumba Timur

Warga Sumba Timur sebut urus SIM sangat baik dan tidak ada kendala dari Polres Sumba Timur

POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Markas Polres Sumba Timur 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Warga Sumba Timur sebut urus SIM sangat baik dan tidak ada kendala dari Polres Sumba Timur.

Terkait Ombudsman melakukan survei di 13 Polres di NTT untuk lima jenis pelayanan publik salah satunya yaitu permohonan SIM A baru dan permohonan SIM C baru. Dari survei itu ditemukan salah satunya Polres yang masuk zona kuning atau sedang adalah Polres Sumba Timur.

Terkait dengan itu, sejumlah warga di Kabupaten Sumba Timur mengaku pelayanan untuk pengurusan SIM dari Polres Sumba Timur sangat bagus apalagi dengan adanya program pelayanan SIM masuk desa (SIMADE).

Suster Lusia Menangis, Penghuni Panti Dymphna Dibantu Wartawan

"Saya waktu urus SIM C waktu itu sangat terbantu karena adanya program SIM masuk desa sehingga saya tidak lagi ke Polres cukup di Polsek saja sudah bisa urus SIM, biasanya kalau Pandawai itu di Polsek Pandawai di Kadumbul. Menurut saya pelayanan SIMnya sudah sangat baik karena menjangkau masyarakat dengan melayani masyarakat hingga pelosok polisinya juga baik, apalagi kalau dilayani polisi Wanita rasanya terlalu cepat waktunya pengen diperlambat,"Ungkap Sepritus Tangaru Mahamu kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (14/2/2020).

Meskipun pelayanan SIM sudah sangat bagus melalui SIMADE, namun menurut Sepritus, yang perlu diperbaiki mungkin hanya informasi yang kurang memadai saja ketika ada SIMADE, sehingga masyarakat perlu tahu ada pengurusan SIM. Mungkin kedepan bisa gandeng stekholder untuk informasikan kemasyarakat seperti ke camat, lurah atau kepala desa.

Testing CPNS di Manggarai Berkat Buat Warung Monika Sabina

Warga lainya yang juga merupakan anggota DPRD Sumba Timur, Yeston Umbu Lapu Pura Tanya juga kepada POS-KUPANG.COM mengaku, ia mengurus SIM melalui program SIMADE Polres Sumba Timur. Saat pengurusan SIM itu juga tidak ada kendala yang ia temukan.

"Saya urus di SIMADE (SIM masuk desa), setahu saya waktu saya urus itu tidak ada kendala sama sekali, saya urus waktu itu SIM A dengan SIM C sekalian. Saya juga ada bayar adminstrasinya waktu itu tapi sudah lupa,"ungkap Yeston.

Warga lainya yang juga merupakan anggota DPRD Sumba Timur, Umbu Yanto Diki Dongga juga mengaku ia sudah mengurus SIM dan pelayanannya sangat bagus tidak ada kendala sama sekali. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved