Marthen Toni Siap Maju Colon Bupati Sumbar

Incumbent Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP menyatakan siap maju bertarung sebagai calon Bupati Sumba Barat (Sumbar)

ISTIMEWA
Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Incumbent Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP menyatakan siap maju bertarung sebagai calon Bupati Sumba Barat (Sumbar) dalam pilkada tahun 2020 ini. Sikap politik ini diambil setelah incumbent Bupati, Drs. Agustinus Niga Dapawole resmi melamar Gregorius HBL Pandango.

"Pada prinsifnya saya telah siap maju sebagai pemimpin pelayan rakyat Sumba Barat, siap maju sebagai calon bupati. Ini didasari oleh pengalaman saya pada posisi sekarang (wabup) adalah kesempatan emas dalam artian bekerja sambil belajar untuk menjadi pelayan dan pemimpin yang baik. Dari hasil belajar inilah saya sangat mengerti menjadi pemimpin yang melayani masyarakat secara berkualitas. Membangun dan mensuport mereka agar mandiri dan sejahtera tanpa basa-basi apalagi manipulatif hanya karena mau mendapatkan jabatan,"tandas Toni dalam pesan WhatsApp kepada POS- KUPANG.COM, Kamis (13/2/2020).

Material Tanah Longsor di Kampung Oka Sudah Dibersihkan

Mengenai lewat jalur mana, Toni menterahkan pada Kehendak Tuhan serta gerak dinamika politik yang berkembang saat ini. Jika Tuhan berkenan, Toni yakin tidak ada yang tak mungkin bagiNya, sebab jika Tuhan sendiri yang membukakan pintu, siapakah yang dapat menutupnya?

Untuk cakon wakil, demikian Toni, akan berproses sesuai dinamika politik.

"Saya tidak mau terjebak pada frame yang sempit atau saya tidak mau terjebak pada frame suku, agama, ras ataupun golongan, yang terpenting adalah orang yang memiliki kapasitas, kapabilitas, integritas dan kemampuan leadership serta punya antensi yang besar untuk membangun Sumba Barat. Dirinya tidak menginginkan orang yang hanya mementingkan pribadi dan golongannya saja," katanya.

Ini Nama Peserta Testing CPNS Hari Pertama di Manggarai yang Lolos Passing Grade

Toni mengimbau rakyat Sumba Barat agar menjaga suasana yang kondusif dan aman, tidak boleh terprovokasi, tidak boleh saling menghina dan menjelekkan.

Proses pilkada adalah pesta rakyat, oleh karena itu harus bergembira dan berpikir positif menyambutnya. Dan, jangan lupa harus jeli melihat calon pemimpin, harus menelisik rekam jejaknya sehingga mendapatkan pemimpin yang berkualitas, pemimpin yang melayani, bukan pemimpin yang haus kuasa dan berorientasi padakekuasaan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gerardus Manyella)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved