Rusunawa Rp 12,9 Miliar Mangkrak, Pemda Sikka Surati Pemprov NTT
Keberadaan proyek Rumah Susun Sewa ( Rusunawa) yang mangkrak di Jalan Wairklau, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Pulau Flores
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menugaskan Plh Sekda Sikka, Drs. Wilhelmus Sirilus menelusuri keberadaan proyek Rumah Susun Sewa ( Rusunawa) yang mangkrak di Jalan Wairklau, Kecamatan Alok, Kota Maumere, Pulau Flores.
“Pak Sekda (Plh), segera buat surat ke pemerintah propinsi (Pempro), supaya lanjutkan dan selesaikan proyek Rusunawa. Kita membutuhkan bangunan ini untuk warga Sikka,” kata Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, dalam diskusi Hari Pers Nasional (HPN), Minggu (9/2/2020) malam di rumah pribadi Bupati Sikka.
• HUT VII : SMP Kristen Citra Bangsa Bercirikan Kekristenan, Unggul Dalam Berkarakter
Roby, sapaan Fransiskus Roberto Diogo, menyayangkan tidak diselesaikannya proyek Rusunawa ini. Padahal proyek tersebut telah dilaksanakan dalam tahun jamak.
Informasi yang dihimpun pos-kupang.com, Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere telah mengumpulkan berbagai dokumen proyek Rusunawa senilai Rp 12,9 miliar ini.
Dikabarkan rekanan proyek, pimpinan PT Tiga Putra Sejahtera Mandiri-Ruteng sudah menyerahkan beberapa dokumen proyek pendirian gedung tiga lantai ini kepada Kejaksaan.
• Kadis Ketahanan Pangan Sumba Barat, Imbau Warga Manfaatkan Lahan Tanam Umbi-Umbian
Seperti diberitakan, gedung Rusunawa di Jalan Wairklau Kota Maumere mangkrak sejak pertengahan tahun lalu ditinggalkan kontraktor yang telah diputus kontrak oleh pejabat pembuat komitmen (PPK). Pihak rekanan mengaku meninggalkan proyek ini karena kehabisan uang, sedangkan sebagian dana hak rekanan belum direalisasikan. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rusunawa-rp-129-miliar-mangkrak-pemda-sikka-surati-pemprov-ntt.jpg)