Pemprov NTT Alokasikan Rp 26 M untuk Perbaiki Jalan Provinsi di Malaka

Pemprov NTT telah mengalokasikan anggaran di tahun 2020 sebesar Rp 26 M lebih untuk mengerjakan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Malaka

POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meninjau Hasan Maubesi, lokasi cagar alam yang berada di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu (9/2/2020) sore. 

POS-KUPANG.COM | BETUN - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Pemprov NTT) telah mengalokasikan anggaran di tahun 2020 sebesar Rp 26 M lebih untuk mengerjakan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Malaka.

Jalan provinsi di Kabupaten Malaka masih banyak yang rusak sehingga harus diperbaiki dan sesuai rencana akan tuntas tahun 2021.

Hal itu dikatakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat rapat kerja dengan Bupati Malaka, para camat, lurah, kepala desa, tokoh agama serta tenaga kesehatan dan tenaga pendidik se Kabupaten Malaka, di kediaman Bupati Malaka, Minggu (9/2/2020) malam.

Longsor di Selalejo, Akses Transportasi Putus Total Sejumlah Kendaraan Bermotor Terjebak Longsor

Pada kesempatan itu, Gubernur Viktor mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT telah mengalokasikan anggaran tahun 2020 sebesar Rp 26 M lebih untuk mengerjakan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Malaka.

Kata Gubernur, jalan provinsi yang mengalami kerusakan di Kabupaten Malaka kurang lebih 30 kilometer. Dari jumlah tersebut, Pemprov menangani secara bertahap dalam waktu dua tahun. Tahun 2020 penanganan 15 kilometer dan tahun 2021 sepanjang 15 kilometer.

Prediksi Cuaca di NTT Hari Ini, Ada Dua Peringatan Dini BMKG

"Tahun ini Malaka dapat Rp 26 miliar lebih untuk kerja jalan provinsi yang ada di Malaka. Jalan yang rusak di Malaka sekitar 30 kilometer, tahun 2020 kita perbaiki 15 kilo dan tahun 2021 tambah 15 kilo. Jadi sebelum saya habis masa jabatan gubernur, minimal waktu tempuh tidak seperti saat ini", tandas Ketua DPP Partai Nasdem ini disambut tepukan tangan meriah dari peserta rapat.

Gubernur Viktor mengharapkan pemerintah kabupaten dan masyarakat Malaka agar setelah jalan dikerjakan harus dirawat. Merawat jalan provinsi bukan hanya tanggungjawab pemerintah provinsi tetapi juga tanggungjawab bersama mulai dari bupati, camat, kepala desa, lurah dan seluruh masyarakat.

"Jangan karena jalan provinsi, terus tidak dirawat. Kita harus rawat dan peduli untuk merawatnya. Kadang kita lewat rumput, pohon dan semak-semak tumbuh sampai di jalan", ujar Gubernur.

Di Malaka, lanjut Gubernur sangat rapih. Jalan-jalan dibersihkan seperti jalan menuju Maubesi yang ia lewat, Minggu (9/2/2020).

"Di Malaka sangat rapih, jalan-jalan dibersihkan seperti jalan ke Maubesi.
Apakah bupati tahu kalau gubernur mau datang. Setelah dicek ternyata ini sudah buday", puji Gubernur. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved