Karen Pooroe Tak Percaya Anaknya Tewas Jatuh dari Ketinggian Apartemen : Anak Saya Takut Balkon

Karen Pooroe Tak Percaya Anaknya Tewas Jatuh dari Ketinggian Apartemen : Anak Saya Takut Balkon

Editor: Alfred Dama
Kompas.com/MELVINA TIONARDUS
Karen Pooroe Tak Percaya Anaknya Tewas Jatuh dari Ketinggian Apartemen : Anak Saya Takut Balkon 

Karen Pooroe Akan Lakukan Ini, Tak Percaya Anaknya Jatuh dari Ketinggian Apartemen : Anak Saya Takut Balkon

POS KUPANG.COM -- Jebolan Indonesian Idol, Karen Pooroe tak percaya anaknya meninggal karena jatuh dari balkon apartemen yang dihuni suaminya

Sebagai seorang ibu, ia sangat mengenal sifat anaknya yang takut berada di balkon

Rasa sakit hati dan kecewa Karen ini karena tak bisa menemui anaknya, padahal ia sudah berbulan-bulan berjuang untuk bisa bertemu dengan sang buah hati 

Belum sempat bertemu putrinya semata wayangnya, kabar duka  Karen Pooroe sepertinya masih meninggalkan luka yang dalam.

Pasalnya, Karen Pooroe tengah memperjuangkan hak asuh anaknya sejak berseteru dengan sang suami Arya Satria.

Belum dapat bertemu dengan sang anak selama berbulan-bulan lamanya, kini Karen Pooroe justru berjumpa dengan putrinya dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Curhat pilu Karen Pooroe alias Karen Idol setelah mengaku mengalami KDRT oleh suaminya.
Curhat pilu Karen Pooroe alias Karen Idol setelah mengaku mengalami KDRT oleh suaminya. ((Kolase Tribun Jabar (Instagram/karenpooroe)))

Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait membenarkan tewasnya bocah berusia 6 tahun bernama Zefania Carina yang tak lain ialah putri dari Karen Pooroe.

Sang bocah dikabarkan meningal dunia usai terjatuh dari balkon apartemen suami Karen Pooroe di kawasan Jakara Selatan.

“Kami berdialog bahwa putrinya yang selama ini dicari, Komnas Perlindungan Anak juga cari, itu ternyata meninggal dunia terjatuh dari balkon utama apartemen yang ditinggali ayahnya,” kata Arist Merdeka Sirait kepada Grid.ID melalui sambungan telepon, Sabtu (8/2/2020).

Arist menduga bahwa kejadian nahas ini merupakan kelalaian dari pihak orang tua.

Korban selama ini tingal bersama sang ayah di apartemen tersebut dan Karen selaku sang ibu korban tidak pernah diizinkan untuk bertemu.

Sehingga Karen meminta pembelaan pada Komnas Perlindungan Anak untuk mendapatlkan kembali hak asuhnya.

“Ternyata si ayahnya itu tidak menjaganya dengan baik, karena apa terjatuh dari balkon utama, itu kan berarti kelalaian ya, balkon utama dari apartemen yang mereka huni,” tambahnya.

Sementara itu melansir dari Kompas.com pada Minggu (9/2/2020), Kuasa Hukum Karen Pooroe, Acong Latief, mengatakan apabila klien dan pihak keluarga menganggap kematian Zefania tidak wajar.

"Kami dari kuasa hukum dan keluarga menganggap ini adalah kematian tidak wajar. Jadi memang banyak yang janggal," ujar Acong usai upacara pemakaman di TPU Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved