Otomotif
INI DIA Beda Busi Racing Iridium dengan Busi Standar, Amankah Dipakai untuk Motor Mesin Standar?
Perbedaan Busi Racing Iridium dengan Busi Standar, Amankah Dipakai Harian untuk Motor Mesin Standar?
TAK sedikit pengguna sepeda motor baik motor sport atau motor tua bangka (motuba) atau motor klasik, pakai busi racing atau Busi Racing Iridium.
Bila pakai motuba seperti motor Honda Impressa tahun produksi 1998-2000 bermesin standar 100 CC, amankah jika menggunakan Busi Racing Iridium untuk harian?
Mengutip GridOto, kita bisa mengetahui perbedaan Busi Racing Iridium dengan busi standar, yang kini busi jenis iridium menjamah pasar roda dua.
• Begini Nasib 17 Mahasiswa Timor Leste Setelah Ditolak Indonesia, Batal Dikarantina di RS Jiwa Kupang
• Suami Lina Disebut Tak Dapat Warisan, Adik Teddy Ungkap Kekayaan Kakaknya, Punya Segepok Uang Dolar!
• Ahok Bocorkan Alasan Kenapa Perang Dingin dengan Veronica Tan, Mantan Bos Puput Nastiti Devi Ini
• Ayah Tiri Gauli Anak Tiri yang Siswi SMP Hingga Lahirkan Bayi Perempuan, Ibu Kandung Malah Menutupi
• Ramalan Zodiak Asmara Hari Ini Jumat 7 Februari 2020, Capricorn Jangan Abaikan Perasaan Pasanganmu!
• 7 Shio Ini Karirnya Akan Melejit Bulan Februari dan Sepanjang Tahun 2020, Cek Sekarang Guys
Tapi kamu tahu enggak sih perbedaan Busi Racing Iridium dengan standar?
Menurut Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, ada beberapa perbedaan Busi Racing Iridium dengan busi standar.
"Yang paling terlihat perbedaan adalah bahan penyusun ujung elektroda pusat dan elektroda ground," ungkap Diko.
"kalau yang standar, elektroda pusatnya dibuat dari nikel atau platinum, kalau Busi Racing Iridium dari bahan iridum," tambahnya.
Bahan iridium atau iridum alloy punya sifat pengantar listrik dan penolak panas yang baik, seperi dikutip GridOto.com dari Ensiklopedia Britannica.
Selain itu, bentuk elektroda ground antara busi biasa dan Busi Racing Iridium berbeda.
"Kalau iridium itu elektroda groundnya sudah berbentuk taper cut," ujar Diko.
Secara penglihatan, elektroda ground yang berbentuk tapper cut itu lebih kecil.
"Jadi api bisa fokus dan merata, berbeda dengan yang masih standar, api cenderung meletup dan melebar," tambahnya.
Efeknya, pihak NGK mengklaim kalau busi iridium besutannya mampu buat motor 'enggak bersahabat' dengan pom bensin.
"Jadinya konsumsi bahan bakar lebih irit dan tarikan lebih enteng," pungkasnya.
Dampak Buruk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/busi-racing-iridium-motor.jpg)