BP Jamsostek NTT Layani Korban Kecelakaan Kerja PLTU Bolok

BP Jamsostek dan RS Tentara Wirasakti Kupang melayani sembilan orang korban kecelakaan kerja PLTU Desa Bolok, mereka dirawat di RST Wirasakti Kupang

BP Jamsostek NTT Layani Korban Kecelakaan Kerja PLTU Bolok
JAMSOSTEK NTT untuk POS-KUPANG.COM
Kepala BP Jamsostek NTT, Armada Kaban didampingi Kabid Pelayanan, Syamsul Anas mengunjungi korban kecelakaan kerja di RS Wirasakti 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  BP Jamsostek dan RS Tentara Wirasakti Kupang melayani sembilan orang korban kecelakaan kerja PLTU Desa Bolok, mereka dirawatdi RST Wirasakti Kupang

Dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Jumat (7/2) dari PIC Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang NTT, Rival Setiyandara, disebutkan, Kepala RST Wirasakati Kupang, dr. Burhanudin Mursid, Sp. B, menyatakan semua korban kecelakaan kerja sudah ditangani, 3 diantaranya luka ringan dan memungkinkan pulang hari ini dan 6 pasien lainya masih harus menjalani perawatan dan pengobatan.

Para Siswa SMPN 2 Waingapu Belajar Tertib Berlalu Lintas

Ruang Lingkup Jaminan Kecelakaan Kerja meliputi kecelakaan kerja dalam hubungan kerja yang mengandung unsur ruda paksa, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari dan menuju tempat kerja, serta penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. "Jadi, seperti kecelakaan kerja yang terjadi kemarin di Desa Lalendo, " jelas Kepala Bidang Pelayanan BP Jamsostek NTT, Syamsul Anas.

Selain penggatian biaya perobatan, BP Jamsostek juga memberikan santunan tidak mampu, santunan cacat dan penggantian biaya transportasi dari lokasi kecelakaan ke rumah sakit yang melayani, tambahnya.

BP Jamsostek NTT mengunjungi korban kecelakaan di RS Tentara Wirasakti. Armada Kaban, Kepala BP Jamsostek NTT memastikan seluruh biaya perobatan tenaga kerja PLTU Bolok yang mengalami kecelakaan kerja menjadi tanggung jawab BP Jamsostek.

Inilah wujud kehadiran negara bagi masyarakat NTT yang mengalami resiko kecelakaan kerja, tambahnya. Berkaca dari kecelakaan di Lalendo, BP Jamsostek bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten se-NTT menghimbau pelaku usaha dan masyarakat di provinsi NTT untuk melindungi dirinya dan tenaga kerjanya. "Janganlah kiranya kita mewaris Kemiskinan kepada keluarga kita," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved