Pilih Yang Mana Guys, Tinggalkan Atau Maafkan Saat Ketahuan Pasangan Anda Selingkuh ?
Melihat fenomena ini, tampaknya perselingkuhan memang menjadi isu yang sangat serius.
Pilih Yang Mana Guys, Tinggalkan Atau Maafkan Saat Ketahuan Pasangan Anda Selingkuh ?
POS-KUPANG.COM--Pilih Yang Mana Guys, Tinggalkan Atau Maafkan Saat Ketahuan Pasangan Anda Selingkuh ?
Masyarakat Indonesia tengah digegerkan dengan berita penyelundupan onderdil motor Harley Davidson yang melibatkan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara, mantan Direktur Utama Garuda Indonesia.
Semakin kasus ini menguak dan jadi sorotan, makin banyak pula isu yang mengiringinya.
Salah satu yang tengah jadi perbincangan adalah kabar dugaan perselingkuhan yang terjadi di antara mantan Dirut itu dengan salah seorang pramugari dari maskapai yang sama.
Melihat fenomena ini, tampaknya perselingkuhan memang menjadi isu yang sangat serius.
Bukan tanpa sebab, hubungan cinta terlarang ini pastinya akan memengaruhi keseluruhan aspek rumah tangga.
Menurut Sri Juwita Kusumawardhani, M.Psi., Psikolog Dewasa, Dosen Universitas Pancasila, serta Pendiri Komunitas Cinta Setara, selingkuh itu sangat merugikan bagi keluarga karena fokus, energi, dan waktu yang seharusnya diberikan kepada pasangan sah dan anak-anak, malah diberikan kepada selingkuhan.
Ya, tentunya, hal ini dapat menimbulkan kekecewaan, kemarahan, dan emosi negatif lainnya dari keluarga, khususnya bagi pasangan yang diselingkuhi.
Mengetahui pasangan kita telah berselingkuh tentunya bakal menghancurkan perasaan dan mengubah hidup kita, ada perasaan terluka, sedih, juga merasa dikhianati.
Lantas, haruskah Anda bertahan atau sebaiknya Anda tinggalkan saja?
Saat mengetahui pasangan selingkuh, tak dapat dimungkiri jika pikiran untuk mengakhiri hubungan pasti muncul di kepala, wajar saja.
Akan tetapi, jangan langsung gegabah untuk memutuskan mengakhiri rumah tangga.
Meski kenyataannya kita tak mungkin kembali pada masa di mana semua hal berjalan baik-baik saja, pilihan untuk bertahan mesti diusahakan dulu.
Cobalah untuk membicarakannya dengan pasangan.
Toh, tentu kita memiliki banyak pertanyaan, bukan?