Kamis, 9 April 2026

Kemarau Melanda NTT, Penurunan Produksi Bisa 60 Persen

Dengan kondisi ini maka diasumsikan terjadi penurunan produksi bisa mencapai 60 persen dan terjadi Puso.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Peneliti Sumberdaya Pertanian, pada BPTP NTT, Dr. Tony Basuki 

Kemarau Melanda NTT, Penurunan Produksi Bisa 60 Persen

POS KUPANG.COM I NAIBONAT--- Peneliti Sumberdaya Pertanian, pada BPTP NTT, Dr. Tony Basuki, belum memastikan soal akhir musim hujan.

Apabila hujan stoping pada akhir Maret atau awal April, maka pertanaman yang ditanam pada pertengahan atau akhir Januari akan beresiko mengalami kekeringan.

Dengan kondisi ini maka diasumsikan terjadi penurunan produksi bisa mencapai 60 persen dan terjadi Puso.

Tony Basuki kepada Pos Kupang di Naibonat, Kamis (6/2) mengakui Musim Tanam (MT) saat ini telah mengalami pergeseran waktu tanam lebih dari sebulan. Jika kondisi normal, waktu tanam biasanya antara akhir November sampai pertengahan Desember.

Tetapi kali ini, jelas Tony, sebagian besar wilayah di NTT waktu tanam komoditas lahan kering jatuh pertengahan Januari, bahkan masih ada petani di wilayah tertentu di Timor dan Sumba belum menanam. Semua ini merupakan konsekuensi dari gangguan curah hujan yang minus.

"Kalau lihat kondisi sekarang, akan terjadi dua kemungkinan. Kemungkinan pertama adalah penurunan produksi bisa mencapai 60 persen dan kemungkinan kedua adalah, Puso. Ini didasarkan atas gangguan hujan tersebut tetapi akhir musim hujan berhenti seperti biasa, yaitu jatuh akhir Maret," katanya.

Untuk itu, kata Tony, petani perlu memanfaatkan komoditas umur pendek dan tahan kering seperti kacang hijau. Selain itu, petani memanfaatkan sumber air dengan usahatani Aneka sayuran.

Wow! Prodi Ners UCB Pelopor EBP, Ini Yang Harus Dilakukan

Besok Dimonim Air Terbang Perdana Kupang-Sabu

"Pemerintah segera berkoordinasi lintas sektoral untuk menghasilkan Kebijakan Strategi Ketahanan Pangan. Rumusan strategi ketahanan pangan yang sudah ada dimiliki Pemerintah melalui pendekatan teknis," tambahnya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved