DBD Berkecamuk di Sikka
BREAKING NEWS: Deman Berdarah Kembali Renggut Nyawa Korban Ketiga Anak di Sikka
Pasca penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, korban anak meninggal dunia
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Rosalina Woso
DBD Renggut Korban Ketiga Anak Sikka
POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Pasca penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, korban anak meninggal dunia kembali bertambah. dari dua kasus kematian menjadi tiga kasus kematian.
Informasi diperoleh pos-kupang.com, Rabu (5/2/2020) pagi menyebutkan, seorang anak berusia 12 tahun asal Desa Detubinga, Kecamatan Tanawawo, meninggal dunia di RS St.Elisabeth Lela, Selasa (4/2/2020) malam.
Pelaksana tugas (Plt) Kadis Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus, dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu pagi belum memberikan tanggapan.
Dengan kematian anak berusai 12 tahun tahun, maka sejak bulan Januari 2020 hingga saat ini tercatat tiga orang meninggal dunia. Dua korbanya lainnya, Elisabeth Maria, balita berusia 1,7 tahun meninggal Selasa (7/1/2020), sedangkan Yohanes Yuliano Putra Bang (2,7) meninggal Selasa dini hari (21/1/2020) di RSUD dr.TC.Hillers Maumere.
• Bagaima Nasin Spaso, Striker Anyar Bali United di Liga 1 2020? Ini Kata Pelatih Tejo
• Enam Hari Testing CPNS di Mabar, Ini Peserta yang Lolos Passing Grate
KLB DBD Sikka tertuang dalam surat Nomor: Dinkes P2P/112/1/2020. Penetapan itu setelah mencermati peningkatan penderita DBD yang sangat siginifkan memasuki pekan ketiga Januari 2020. Penetapan KLBD dilakukan karena jumlah kasus meningga 171 kasus ini sampai 21 Januari 2020, meningkat dua kali dibanding bulan yang sama tahun 2019 sebanyak 65 kasus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/korban-anak-dbd-disemayamkan-di-rumah-orangtuanya.jpg)