Sudah 10 Anak Smater Maumere Belajar ke Jepang, Ini Datanya

Dua tahun terlibat dalam Asia Kakehashi Project, program beasiswa pertukaran pelajar ke Jepang, SMAK Frateran (Smater) Maumere di Pulau Flo

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/EGINIUS   MO’A
Ketua Yayasan Mardiwiyata Malang, Frater Polikarpus,  BHK (kaca mata) dan  Kepala SMAK Frater Maumere, Frater Paskalis, BHK, Senin  (20/1/2020)  di   ruang  Kepala  Smater Maumere, Pulau  Flores. 

POS-KUPANG.COM,MAUMERE---Dua   tahun  terlibat  dalam Asia Kakehashi Project, program beasiswa pertukaran pelajar ke Jepang,  SMAK  Frateran  (Smater)  Maumere  di  Pulau  Flores  telah mengutus   10  anak didiknya.    Program tersebut  didanai   penuh   oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Jepang (MEXT).

Ketua  Yayasan Mardiwiyata Malang,  Frater Polikarpus, BHK,kepada  pos-kupang,com,  Selasa  (4/2/2020)  menjelaskan program ini memberikan beasiswa penuh bagi siswa/i SMA/SMK/sederajat di Indonesia.  

Bursa Lowongan Kerja: BUMN PT Pelindo II Buka Lowongan, Lihat Posisi dan Cek Persyartaan

“Peserta berkesempatan mendalami sistem pendidikan, budaya dan kehidupan sehari-hari di Jepang.  Selama masa program, peserta akan tinggal dengan keluarga yang ada di Jepang dan bersekolah di SMA setempat. Beberapa peserta mungkin akan menempati asrama sekolah,” kata   Frater Polikarpus.

Selama  menjalani program ini,demikian  Frater  Polikarpus, peserta  mempelajari kehidupan di Jepang. Mereka  juga  mendapatkan kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan yang dilaksanakan dan akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Selain itu, peserta juga berkesempatan  mengembangkan keterampilan pribadi dan kepemimpinan.

Program pertukaran pelajar ini diselenggarakan setiap tahun. Dalam proses seleksi, panitia tidak membedakan agama, ras, atau suku untuk menjadi duta muda Indonesia dalam program ini.

Geoffrey Castillion Disodori Kontrak Pelatih Persib Bandung Robert Alberts, Ini Jawabannya

Frater  Polikarpus  mengatakan, saat ini  ada  tujuh  siswi  Smater  Maumere  menjalani  program ini   di  Jepang,  yakni Thesa Silewe  di  Hokaido, Tiara Resi di  Senday,  Fany Luis  di Osaka,  Gloria Tabitha  di  Okinawa,  Tyas Putri  di  Ehime, Ling Lay  di Toyohashi,  dan  Sandra Making  di Nagoya. Sedangkan  Ramai Gadi Djou  mengikuti   program di Palermo, Italia  dan  Petrasia Depe Gani di  Ohio, Amerika Serikat.  (laporan  wartawan pos-kupang.com, eginius   mo’a).

 
 

Ketua Yayasan Mardiwiyata Malang, Frater Polikarpus,  BHK (kaca mata) dan  Kepala SMAK Frater Maumere, Frater Paskalis, BHK, Senin  (20/1/2020)  di   ruang  Kepala  Smater Maumere, Pulau  Flores.
Ketua Yayasan Mardiwiyata Malang, Frater Polikarpus,  BHK (kaca mata) dan  Kepala SMAK Frater Maumere, Frater Paskalis, BHK, Senin  (20/1/2020)  di   ruang  Kepala  Smater Maumere, Pulau  Flores. (POS-KUPANG.COM/EGINIUS   MO’A)

Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved