Judi Kupon Putih Marajalela di Nita Maumere
Perjudian kupon putih (KP) nyaris tak terdengar lagi selama pertengahan tahun 2019 di Kota Maumere, Pulau Flores
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Perjudian kupon putih (KP) nyaris tak terdengar lagi selama pertengahan tahun 2019 di Kota Maumere, Pulau Flores.
Ternyata perjudian bukannya berhenti, namun beroperasi secara senyap melalui kaki tangan para bandar yang bergerilya di kampung-kampung-kampung.
Di Kecamatan Nita, 10 Km sebelah barat Kota Maumere, kaki tangan bandar KP beroperasi setiap hari mendatangi pelanggan KP menawarkan angka tebakan.
• Kantor SDK Rende Terbakar, Ini Instruksi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur
Seperti di wilayah Desa Nitakloang, Kecamatan Nita, beberapa orang kaki tangan bandar setiap hari beroperasi. Mereka menawarkan angka tebakan kepada pelanggan, selanjutnya uang penjualan disetor kepada seseorang lain sebagai koordinator lapangan.
"Kami di sini tiap hari main KP. Ada orang yang setiap hari datang ambil memang jatah mereka," ujar warga Nitakloang, kepada pos-kupang.com, Senin siang.
• Lima Hari Testing CPNS di Manggarai Barat, Ini Peserta yang Lolos Passing Grade
Anggota DPRD Sikka, Alfonsus Ambrosius, mengaku didatangi warga memprotes kehadiran arena judi sabung ayam, dadu dan bola guling berada di Kecamatan Alok. Masih merahasiakan arena judi itu, Oni, sapaan Alfonsus Ambrosius menyatakan, para pelajar ikut bermain judi sekembalinya dari sekolah.
"Sudah hampir satu bulan beroperasi, terkesan dibiarkan saja," kata politisi PDIP Sikka. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo'a)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dua-tersangka-judi-kupon-putih_20180416_173606.jpg)