Poktan di Fatuleu Kembangkan Pakan Ternak di Lahan 356 Hektar

pakan ternak dalam upaya meningkatkan kaulitas produksi peternakan sapi sehingga dalam 6 bulan

Poktan di Fatuleu Kembangkan Pakan Ternak di Lahan 356 Hektar
Dok Humas Setda Kupang
Bupati Kupang, Korinus Masneno ketika menanam anakan lamtoro teramba di Camplong II, Fatuleu, Sabtu (2/2). 

Poktan di Fatuleu Kembangkan Pakan Ternak di Lahan 356 Hektar

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Gerakan Revolusi 5P dari Pemkab Kupang hususnya bidang Pertanian dan Peternakan mendapat dukungan positif dari kelompok tani (poktan).

Hal ini sudah dibuktikan 5 poktan di Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu. Dari luas lahan 356 hektar yang ada, petani berhasil menjual sekitar 3.800 kilogram biji lamtoro Teramba untuk pakan ternak.

Ketua Kelompok Talekomonit, Daniel Fatutuan, dihadapan Bupati Kupang, Korinus Masneno di Camplong II, Sabtu (1/2) memberikan testimoni.

Dikatakannya, petani sangat merasakan manfaat dari kegiatan menanam Lamtoro Teramba baik untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Biji lamtoro mempunyai nilai ekonomis yang jika dijual harganya mencapai Rp. 50.000/Kg.

Bersama Kelompok tani lainnya, jelas Daniel, mereka sudah mulai mengembangkan tanaman lamtoro teramba sejak tahun 2015. Hinga kinipun terus dikembangkan dalam mendukung program revolusi 5 P khususnya dibidang pertanian peternakan.

"Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Kupang dan jajaran sehingga pada periode Februari 2020 ini siap kembali menanam lamtoro teramba di lahan 60 hektar," katanya.

Selain itu jelas Daniel, bersama kelompok tani lainnya yakni KT. Sapu Tani, Tunas Muda, Sanaktuan,Setetes Madu telah memelihara sapi dan telah mengikuti kegiatan inseminasi buatan dengan jumlah sapi mencapai 344 ekor lebih.

Dirinya berharap lewat pengembangan pakan ternak lamtoro teramba ini akan semakin mensejahterakan masyarakat dan menjadikan camplong II pusat lamtoro teramba.

Bupati Kupang, Korinus Masneno mengapresiasi kerja keras dan semangat masyarakat Desa Camplong II dalam mengembangkan pakan ternak Lamtoro dan Teramba.

Dijelaskan Masneno bahwa uji coba pertama tanaman Lamtoro teramba dilakukan di Desa Camplong II dan hasilnya sangat memuaskan hingga bisa berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

"Saya bangga Desa ini sudah menanam lamtoro teramba. Apresiasi yang tinggi untuk semangat masyarakat yang tanam dan tidak berpuas diri sehingga hari ini kembali menanam lamtoro teramba dilahan 60 hektar. Tugas kita Pemerintah adalah hadir bersama masyarakat, memberi motivasi dan menjadi contoh, tentu kuncinya ada pada semangat masyarakat untuk maju dan berhasil,” katanya.

Dijelaskannya, jika masyarakat sungguh-sungguh giat untuk mengembangkan pakan lamtoro dan teramba, maka sangat berdampak pada pemenuhan kebutuhan pakan ternak dalam upaya meningkatkan kaulitas produksi peternakan sapi sehingga dalam 6 bulan sudah bisa memberikan hasil.

"Sapi yang diberikan pakan lamtoro teramba 6 bulan akan dapat dijual dengan harga yang baik. Keuntungannya bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat baik untuk pendidikan anak, untuk biaya kesehatan, biaya membeli kebutuhan sehari-hari dan lainnya," ungkap Masneno memotivasi.

Ketika Komunitas Ibu Migran ‘Ine Jao’ Langa Ikut Pelatihan Peningkatan Kapasitas Gender di Ngada

INNALILLAH Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka dari Liga Dangdut Indonesia, Ayah Selfi Meninggal Dunia

Turut hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkompimda Kabupaten Kupang diantaranya Kapolres Kupang AKBP Aldinan Manurung, Dandim 1604 Kol. Arh. I Made Kusuma Dhyana Graha, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Obet Laha, Asisten I Rima Salean, dan pimpinan OPD Lingkup Pemkab Kupang diantaranya Kepala BKPSDM Guntur Taopan, Kadis Peternakan Yacoba Ludjuara, Kadis Kesehatan Robert Amaheka.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved