Virus Corona
Sudah 14.548 Orang Positif Terinfeksi Virus Corona, 304 Orang Tewas, 332 Orang Sembuh
Jumlah korban virus corona terus bertambah, 14.548 orang positif terinfeksi virus corona, 304 orang tewas akibat virus corona dan 332 orang sem
POS KUPANG.COM--Jumlah korban virus corona terus bertambah, 14.548 orang positif terinfeksi virus corona, 304 orang tewas akibat virus corona dan 332 orang sembuh dari virus corona.
Berikut update terkini virus corona, yang diketahui ada 14.548 orang positif terinfeksi virus corona.
Sementara itu, ada 304 orang tewas akibat virus corona dan 332 orang sembuh dari virus corona.
Diketahui, jumlah korban virus corona bertambah atau jumlah kasus virus corona meningkat.
Dikutip dari thewuhanvirus.com, virus yang muncul pertama kali di Kota Wuhan, China ini telah menewaskan 304 orang.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya 259 orang pada Sabtu (1/2/2020).
Virus yang mirip dengan Sindrom Pernapasan Akut Parah atau Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) ini telah menginfeksi sekira 14.548 orang dari yang sebelumnya 11.921 orang.
Namun, ada sekira 332 orang yang dinyatakan sembuh dari virus ini.
Hampir semua kematian terjadi di Hubei, tempat dimana virus tersebut muncul pertama kali di pasar hewan di Wuhan.
Virus corona ini memiliki masa inkubasi 14 hari.
Tanda-tanda terjangkit virus corona bisa menyebar sebelum gejala muncul.
Sejak pertama kali diumumkan pada 31 Desember 2019, virus ini telah menyebar hingga ke 27 negara.
Ke 27 negara tersebut, yakni China, Jepang, Thailand, Singapura, Hong Kong, Australia, Korea Selatan, Taiwan.
Chen, Pria 49 tahun di China yang dinyatakan sembuh dari Virus Corona. Salah satu kuncinya minum air putih sebanyak banyaknya. (Chinapres.com)
Jerman, Amerika Serikat, Malaysia, Makau, Perancis, Vietnam, Kanada, Uni Emirat Arab, Italia, Rusia.
Inggris, Nepal, Kamboja, Spanyol, Piliphina, Finlandia, Swedia, India, dan Sri Lanka.
Dikutip dari Reuters, akibat penyebaran virus corona ini, China tengah menghadapi puncak keterasingan.
Hal tersebut lantaran negara-negara lain melakukan pembatasan perjalanan, maskapai menunda penerbangan, dan pemerintah mengevakuasi warganya.
Kebanyakan warga berupaya untuk segera keluar dari Cina, sehingga mereka harus menjamin diri mereka benar-benar bersih tidak terkontaminasi coronavirus. (Daily Mail)
Hal tersebut berisiko memperburuk pelambatan ekonomi terbesar kedua di dunia.
27 negara telah meloporkan lebih dari 130 kasus, namun belum ada yang fatal.
Sebagian dari mereka adalah orang yang baru-baru ini bepergian ke atau berkunjung dari Hubei.
World Health Organization (WHO) telah menyatakan wabah virus corona sebagai darurat kesehatan global pada Jumat (31/1/2020).

Pasar Seafood Huanan diduga bukan menjadi satu-satunya penyebab virus corona mewabah. (Twitter @muiyixiao)
Meski demikan, WHO mengatakan pembatasan perdagangan dna perjalanan global tidak diperlukan.
Namun, beberapa negara merespons kekhawatiran penyebaran virus corona dengan meningkatkan kontrol perbatasan.
Singapura, Amerika Serikat dan Australia telah mengumumkan untuk melarang warga negara asing yang baru-baru ini berada di China memasuki wilayah mereka.
Sementara Rusia telah memberlakukan pembatasan visa dan akan mulai mengevakuasi warga Rusia.
